Inspirasi Tala

Positif dan Inspiratif

Ngamar di Indekos, Pelaku Prostitusi Online di Amankan Petugas.

TANAH LAUT, Inspirasitala.co.id.- Disinyalir adanya praktek prostitusi di sebuah indekos /rumah kos di kawasan Kota Pelaihari, Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Tanah Laut (Tala) lakukan penggerebekan sekira pukul 20.00 Wita pada Jumat malam (18/2/22).

Dalam penggerebekkan tersebut ditemukan sepasang pria dan wanita berduaan dalam kamar kos dengan posisi kamar dikunci dari luar. Setelah itu kedua orang tersebut diamankan ke Kantor Satpol PP dan Damkar Tala untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Usai pemeriksaan, Kasatpol PP dan Damkar Tala, M. Kusry mengungkapkan saat dilakukan pemeriksaan pelaku prostitusi inisial SR (16) ini mengaku awalnya ditawari oleh pria berinisial R untuk melayani pria hidung belang. Karna tergiur dengan tawaran tinggi SR menerima tawaran tersebut.

“R ini adalah sebagai perantara penyedia jasa transaksi prostitusi berbasis online.”ungkapnya.

“SR warga Kabupaten Banjar ini mengaku sudah 7 bulan berada di Kota Pelaihari dengan awalnya menjalani profesi penjaga warung kopi malam hingga akhirnya sekarang menjalani profesi sebagai pekerja seks komersil online,”jelas Kusry. 

Kepada pelaku karna masih dibawah umur, kata Kusry, Kasi Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Anak melakukan bimbingan konseling kepada SR. 

R sebagai mucikari juga dilakukan pemanggilan untuk pendalaman lebih lanjut. 

“Pihak keluarga juga dilakukan pemanggilan, selanjutnya pelaku diserahkan untuk dibina dan masih dalam tahap pengawasan petugas. Setelah menandatangi pernyataan pelaku diperbolehkan pulang,” kata Kusry.

Kasatpol PP dan Damkar Tala ini menegaskan kepada warga Tanah laut yang memiliki rumah kos untuk lebih selektif kepada penyewa.

“Pemilik bisa melaporkan secara periodik setiap penyewa lama dan baru untuk mencegah penyalahgunaan rumah kos untuk praktek yang melanggar peraturan pemerintah dan norma agama yang dapat mengakibatkan gangguan ketentraman dan ketertiban umum,” tegas Kusry. (Ben)

About Author