
MEGAH – Panggung megah Tala Youth Fest 2025 berdiri di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari. Jumat (21/11) kegiatan mulai mengalir.
ISPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI — Di halaman Stadion Pertasi Kencana Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), panggung megah setinggi bangunan dua lantai berdiri tegak.
Ada energi yang terasa jelas di situ, sesuatu yang spektakuler yaitu Tala Youth Fest (TYF) 2025. Ini adalah wujud dari mimpi kolektif: memiliki ruang yang bisa menampung kreativitas mereka—apa pun bentuknya.
Perubahan itu terasa nyata. Dahulu, banyak remaja hanya bisa menjadi audiens konser musisi luar kota. Kini, para kreator lokal justru berdiri di panggung utama, tampil, berkarya, dan dirayakan.
“Senang banget TYF bisa hadir lagi tahun ini. Saya penikmat seni budaya, jadi emang sangat menantikan hadirnya ajang ini,” ucap Maharani, warga Pelaihari, Jumat (21/11/2025).
Seperti tahun sebelumnya, TYF 2025 juga menjadi bagian dari langkah kreatif untuk memaknai dan memeriahkan HUT atau Hari Jadi Ke-60 Kabupaten Tanah Laut. Pada 2 Desember mendatang daerah agraris ini genap berusia 60 tahun.
Panggung untuk Tumbuh
Tahun ini, TYF berlangsung tiga hari, 21–23 November 2025. Tetapi bagi mereka yang terlibat, perjalanannya jauh lebih panjang.
Selama sekian waktu mereka para komunitas berkumpul, berdiskusi, dan merancang program yang tak hanya berfokus pada hiburan, tetapi membuka ruang kolaborasi—dari musik, desain, seni rupa, film pendek, hingga UMKM kreatif.
“Yang kita bangun itu bukan acara, tapi ekosistem,” ujar Kepala Dispora Tanah Laut, Rudi Imtihansyah. “Anak-anak muda punya bakat besar. Ketika diberi tempat, mereka bergerak, saling menguatkan, dan itu luar biasa.”
Kalimatnya bukan sekadar slogan. Di lapangan, wujudnya terlihat: zona konten untuk videografer, ruang pameran ilustrasi, workshop desain, hingga booth komunitas cosplay yang tak kalah ramai.
Musisi Lokal Jadi Magnet Utama
Malam pertama nanti akan dibuka oleh DJ Ipunx—nama yang belakangan akrab di telinga penikmat musik elektronik Kalimantan Selatan. Baginya, tampil di panggung ini lebih dari sekadar pekerjaan.
Ia dulu cuma bisa nonton dari depan pagar setiap ada konser. Namun sekarang bisa tampil sebagai pembuka festival skala besar tingkat kabupaten.
Ipunx menyiapkan set khusus berdurasi sekitar satu jam pada malam perdana TYF 2025. Dipastikan performanya akan mampu menggetarkan halaman Stadion Pertasi Kencana, menghibur kawula muda melalui sentuhan apik jemarinya.
Festival yang Menjadi Cerminan Identitas
Menjelang gelaran, suasana stadion masih berupa kerumunan orang mempersiapkan sesuatu. Namun satu hal jelas terlihat: setiap orang punya peran.
Ketika malam pembukaan dimulai, musik, lampu, riuh penonton, dan pekikan semangat mungkin akan menjadi sorotan utama. Tapi di balik semua itu, ada cerita yang lebih penting: anak muda Tanah Laut akhirnya memiliki ruang untuk dibanggakan—dan ruang itu mereka bangun sendiri.
Tala Youth Fest bukan lagi sekadar festival. Ia adalah perayaan identitas. Panggung untuk mengatakan kepada dunia: kreativitas anak muda daerah bukan hanya ada — tetapi siap bersinar.
Ajang spektakuler ini akan dibuka oleh Bupati Tala H Rahmat Trianto, malam ini sekitar pukul 20.00 Wita. Orang nomor satu di Bumi Tuntung Pandang ini memiliki perhatian besar terhadap pembinaan kawula muda.
Panggung megah dan wah telah berdiri dengan ornamen ciamik didominasi warna biru. Bahkan tahapan kegiatannya mulai mengalir setelah tengah hari. Talent-talent muda mulai tampil menunjukkan performanya.
(inspirasitala.co.id/inspira)
