
SUASANA Tablig Akbar di halaman Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Senin (8/12) malam. Bupati hadir sekaligus menyerukan pentingnya menjaga lingkungan.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI — Ribuan warga dari berbagai kecamatan di Tanah Laut memadati Halaman Pertasi Kencana Pelaihari pada Tabligh Akbar peringatan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanah Laut, Senin malam (8/12/2025) malam.
Kehadiran KH Anwar Zahid dan munsyid populer Gus Azmi Askandar menjadi magnet tersendiri, membuat lapangan penuh sesak meski sempat diguyur hujan.
KH Anwar Zahid (atau Abah Anza) adalah seorang pendakwah kondang humoris dari Bojonegoro, Jawa Timur, yang dikenal dengan gaya ceramahnya yang lugas, lucu, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari.
Hal itu membuat pesannya mudah diterima berbagai kalangan, serta aktif sebagai pengasuh Pesantren Sabilunnajah.

Mubaligh kondang ini merupakan figur NU yang beraliran Ahlussunnah wal Jama’ah, alumni Pesantren Langitan dan APTQ Gresik, dan memiliki jadwal dakwah yang sangat padat karena popularitasnya
Di tengah antusiasme masyarakat, Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto menyampaikan pesan penting terkait kondisi lingkungan daerah yang dinilai semakin mengkhawatirkan.

> “Kita melihat semakin banyak hutan yang gundul dan alam yang rusak. Jika ini dibiarkan, bencana akan datang semakin sering. Kita semua punya tanggung jawab menjaga Tanah Laut sebagai warisan untuk anak cucu,” tegasnya.
Sebagai informasi, belakangan ini muncul aktivitas penambangan emas tanpa izin (ilegal) mekanis di dua tempat yakni di Desa Riam Adungan, Kecamatan Kintap. Lalu, di Dusun Riam Pinang, Desa Tanjung, Kecamatan Bajuin.
Aktivitas peti tersebut menjadi atensi khusus Bupati Tala H Rahmat Trianto. Koordinasi lintas sektor ia lakukan untuk menggebuk penambangan tersebut.

Bupati menambahkan bahwa rasa syukur pada momentum hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk menjaga alam agar tetap lestari.
> “Syukur itu tidak cukup diucapkan, tapi dibuktikan. Salah satunya dengan merawat bumi tempat kita hidup. Ini tugas bersama, pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.
Acara semakin khidmat ketika KH Anwar Zahid menyampaikan ceramah yang menekankan pentingnya akhlak, persaudaraan, dan iman sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Meskipun hujan turun, jamaah tetap bertahan hingga akhir acara yang ditutup dengan pembagian hadiah sarung dan uang tunai kepada jamaah yang berani menjawab pertanyaan dari sang penceramah.
Tabligh Akbar tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-60 Tanah Laut bertema “Begawi Sebarataan, Tanah Laut Simpun Bakamajuan,” yang menegaskan semangat kebersamaan untuk kemajuan daerah.
(inspirasitala.co.id/inspira)

1 thought on “Ribuan Jamaah Memadati Tabligh Akbar HUT ke-60 Tanah Laut, Bupati Rahmat Ingatkan Ancaman Kerusakan Alam”