
MAHASISWA UGM berpose bersama Sekcam Panyipatan dan pembimbing seusai berakhir kegiatan KKN di kecamatan setempat, Jumat (7/8).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI Ā ā Program Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Sandau Batala Universitas Gadjah Mada (UGM) di Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut, resmi berakhir.
Penarikan mahasiswa dilaksanakan di Aula Kecamatan Panyipatan, Jumat (7/8/2026), menandai berakhirnya sekitar 50 hari pengabdian mereka di tengah masyarakat.
Selama menjalankan KKN, para mahasiswa ditempatkan di Desa Batakan, Tanjung Dewa, dan Kandangan Lama.
Berbagai program pemberdayaan yang mereka laksanakan dinilai memberikan manfaat sekaligus menghadirkan semangat baru bagi masyarakat setempat.
Mewakili Camat Panyipatan, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Rizka Priatma Arvie menyampaikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang telah mengabdikan waktu, tenaga, pikiran, dan ilmu pengetahuan selama menjalankan program KKN.
“Atas nama Pemerintah Kecamatan dan seluruh masyarakat Kecamatan Panyipatan, kami mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh mahasiswa KKN yang telah mengabdikan waktu, tenaga, pikiran, dan ilmunya selama berada di Kecamatan Panyipatan,” ucapnya.
Kehadiran mahasiswa UGM tersebut dikatakannya telah memberikan warna baru, semangat baru, serta berbagai kegiatan positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kecamatan Panyipatan dan Universitas Gadjah Mada tidak berhenti setelah program KKN berakhir.
Menurutnya, kerja sama tersebut diharapkan terus berlanjut melalui berbagai program yang dapat mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di masa mendatang.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-PPM Sandau Batala, Nasih Widya Yuwono, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, Pemerintah Kecamatan Panyipatan, pemerintah desa, serta seluruh masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh selama mahasiswa melaksanakan pengabdian.
“Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Laut, khususnya Kecamatan Panyipatan beserta pemerintah desa dan seluruh masyarakat yang telah menerima serta mendukung mahasiswa kami selama menjalankan KKN. Tanpa dukungan Bapak dan Ibu, kegiatan ini tentu tidak akan berjalan dengan baik,” katanya.
Nasih berharap pengalaman yang diperoleh mahasiswa selama berada di Tanah Laut menjadi bekal berharga, sekaligus mempererat hubungan antara dunia akademik dengan masyarakat.
Di sisi lain, berbagai program yang telah dijalankan diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi desa-desa lokasi KKN meski masa pengabdian telah usai.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
