
STAND LAYANAN – Warga Desa Panggung Baru antusias memanfaatkan beragam pelayanan di sejumlah stand yang dihadirkan Politala, Selasa (18/11).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Suasana Kantor Desa Panggung Baru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), berubah menjadi ruang belajar besar.
Ini ketika Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) menghadirkan Program Desa Binaan 2025, Selasa (18/10/2025).
Tak sekadar membawa penyuluhan, Politala menghadirkan teknologi terapan, layanan pendidikan, hingga pendampingan teknis yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bagi warga, kegiatan yang diselenggarakan melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi ini terasa seperti ‘laboratorium hidup’: mereka bisa belajar cara merawat mesin pertanian, berkonsultasi tentang pajak dan akuntansi, memperbaiki komputer, hingga memeriksakan kesehatan dalam satu lokasi yang sama.
Desa Jadi Pusat Inovasi Sehari Penuh
Ketua Pelaksana Ahmad Rusyadi Arrahimi SKom MKom menegaskan bahwa Politala ingin hadir langsung di tengah masyarakat, bukan hanya sebagai kampus, tetapi sebagai mitra pembangunan.
“Kami membawa program yang benar-benar bisa diaplikasikan warga. Inovasi dan teknologi ini harus berdampak, karena tujuan akhirnya adalah menciptakan desa yang mandiri dan berdaya saing,” ujarnya.
Kegiatan ini mengusung tema “Bersinergi dalam Inovasi dan Teknologi Berdampak”, sejalan dengan upaya Politala memperluas jangkauan pengabdian desa.

Kades: Ini Peluang Emas Bagi Masyarakat Desa
Kepala Desa Panggung Baru, Muhammad Arifin, menyambut hangat kehadiran Politala di desanya.
Ia menilai program ini membuka kesempatan besar bagi warga, tidak hanya melalui layanan teknis tetapi juga dorongan untuk melanjutkan pendidikan.
“Kami sangat bersyukur desa kami dipilih. Semoga warga benar-benar memanfaatkan ilmu yang dibawa Politala hari ini,” ucapnya.
Ia menekankan pentingnya pendidikan tinggi, terutama bagi para lulusan SMA sederajat, sejalan dengan program 1 Desa 1 Sarjana yang terus didorong pemerintah.
“Kuliah bukan hanya soal gelar, tapi jalan menuju kualitas hidup yang lebih baik dan masa depan desa yang maju,” tambahnya.

Direktur Politala: Kampus Harus Hadir Memenuhi Kebutuhan Teknologi Desa
Direktur Politala Dr Ir Meldayanoor SHut MS yang turut meresmikan kegiatan, menegaskan bahwa kampus tidak boleh berjarak dengan masyarakat desa.
“Politala hadir untuk menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap teknologi dan ilmu pengetahuan. Kolaborasi ini penting agar desa memiliki kapasitas untuk mandiri dan bersaing,” ujarnya.
Ia sekaligus mengajak generasi muda Panggung Baru untuk masuk ke dunia pendidikan vokasi.
“Ini kesempatan emas bagi pemuda desa untuk meningkatkan kualitas SDM melalui Politala,” kata Meldayanoor.

Layanan Lengkap: Kesehatan Hingga Teknologi Pertanian
Program Desa Binaan 2025 menghadirkan berbagai layanan, di antaranya:
– Penyuluhan sanitasi pangan
– Teknologi pakan ternak
– Instalasi listrik rumah tangga
– Pemeliharaan mesin pertanian
– Klinik kesehatan dan PMB
– Servis ringan kendaraan
– Konsultasi pajak dan akuntansi
– Perawatan komputer dan demonstrasi alat pertanian
Setiap stand didampingi dosen dan mahasiswa dari berbagai program studi. Interaksi aktif terjadi di hampir semua titik, terutama ketika warga mencoba langsung teknologi pertanian ataupun berkonsultasi mengenai pengelolaan keuangan desa.

Dampak Berkelanjutan untuk Desa
Dengan antusiasme warga yang tinggi, Program Desa Binaan Politala di Panggung Baru menjadi salah satu kegiatan pengabdian yang tidak sekadar seremonial, tetapi memberikan pengalaman dan ilmu yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Program ini menunjukkan bagaimana pendidikan vokasi dapat hadir langsung memberi dampak, sekaligus memperluas akses masyarakat desa terhadap teknologi, layanan, dan peluang pendidikan tinggi.
(inspirasitala.co.id/inspira)

2 thoughts on “Politala Jadikan Panggung Baru ‘Lab Hidup’: Warga Belajar Teknologi, Pertanian Hingga Akses Kuliah”