
SABU – Kapolres Tala AKBP Ricky Boy Siallagan memimpin pemusnahan sabu sebanyak 1.1 kilogram di mapolres setempat, Rabu (22/4) siang.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI — Terbongkarnya jaringan peredaran sabu lintas pulau oleh Polres Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, sukses mengungkap pola peredaran narkotika dari luar pulau (Madura, Jawa Timur) ke Kalimantan Selatan.
Dalam jaringan ini, kurir menjadi ujung tombak pengiriman dengan imbalan jutaan rupiah.
Kapolres Tanah Laut, AKBP Ricky Boy Siallagan, menjelaskan bahwa kurir berinisial SE bertugas mengantarkan sabu melalui jalur pelabuhan.
Penangkapan dilakukan di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin dengan barang bukti sabu seberat 1 kilogram.
Modus yang digunakan adalah menyembunyikan sabu dalam kemasan plastik dan dus mie instan untuk mengelabui petugas.
“Dia hanya kurir. Barang berasal dari pemilik berinisial R yang saat ini masih kami kejar,” ujar Ricky pada press releasw di mapolres setempat, Rabu (22/4/2026) siang, didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Muhammad Firmansyah Baso dan Kasi Humas AKP Hari Setiawan.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku telah tiga kali melakukan pengiriman dengan bayaran Rp 5 juta per sekali antar. Total keuntungan yang diperoleh mencapai Rp 15 juta.
Polisi menduga jaringan ini terorganisir dan memanfaatkan jalur laut sebagai distribusi utama. Upaya pengejaran terhadap bandar dilakukan hingga ke Madura, namun pelaku utama telah lebih dulu meninggalkan lokasi.
Kasus ini merupakan bagian dari enam pengungkapan perkara narkotika dalam satu bulan terakhir, dengan total barang bukti mencapai lebih dari 1,1 kilogram sabu.
Kapolres menegaskan, pihaknya tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkotika di wilayah Tanah Laut dan sekitarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa aparat yang terlibat akan ditindak tegas tanpa pengecualian.

Selain penindakan, polisi turut mengapresiasi peran masyarakat yang aktif memberikan informasi.
Dukungan tersebut dinilai sangat membantu dalam membongkar jaringan narkotika.
“Perang terhadap narkoba tidak bisa dilakukan sendiri. Kami butuh peran serta masyarakat,” tegasnya.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
