
DILANTIK – Suasana pelantikan H Anasi menjadi kades pengganti antar waktu Jorong periode 2026-2031 di Aula kantor DPMD Tala, Sabtu (14/2).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Setelah menang tipis namun meyakinkan dalam kontestasi Pilkades Pengganti Antar Waktu (PAW), H Ahmad Anasi atau H Anas akhirnya resmi dilantik sebagai Kepala Desa Jorong, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Sabtu (14/2/2026).
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin Wakil Bupati Tanah Laut, HM Zazuli, di Aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Tala.
Momentum ini sekaligus menandai berakhirnya masa kekosongan jabatan kepala desa, menyusul wafatnya kepala desa definitif sebelumnya, Adad Imberadi, beberapa waktu lalu karena sakit.
Pilkades PAW Digelar Pasca Wafatnya Kades Definitif
Pilkades PAW Desa Jorong digelar untuk mengisi sisa masa jabatan periode 2026–2031. Proses pemungutan suara berlangsung Kamis (18/12/2025) silam di Gedung Serbaguna Jorong dan berjalan lancar hingga penghitungan suara yang tuntas sekitar pukul 22.00 Wita.
Berbeda dengan pilkades reguler, pemilihan PAW ini hanya melibatkan perwakilan kepala keluarga (KK) sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan data resmi, dari total 1.271 suara yang masuk, tercatat 1.248 suara sah dan 23 suara tidak sah.
Hasilnya:
- H Anas (Nomor Urut 1): 492 suara
- H Iriansyah (Nomor Urut 2): 450 suara
- Wendy Sayuti (Nomor Urut 3): 306 suara
Dengan selisih 42 suara dari pesaing terdekatnya, H Anas ditetapkan sebagai pemenang dan berhak memimpin Desa Jorong hingga 2029.
Tokoh Berpengaruh, Warga Titip Transparansi
Kemenangan H Anas disambut harapan besar masyarakat. Selain dikenal sebagai tokoh yang cukup berpengaruh di Kabupaten Tala, ia juga merupakan pengusaha yang dinilai memiliki kapasitas manajerial untuk mengelola potensi desa.
Salah satu warga Jorong, Afit Fitriansyah, beberapa waktu lalu menyatakan harapannya kepemimpinan baru mampu menghadirkan pemerintahan desa yang inklusif dan transparan.
Ia juga menekankan pentingnya program pemberdayaan generasi muda, terutama di bidang kewirausahaan dan digitalisasi desa agar potensi ekonomi lokal semakin berkembang.
Tancap Gas: Disiplin Aparat dan Ikon Desa
Usai dilantik, H Anas langsung menegaskan komitmennya menuntaskan agenda pembangunan yang sempat berjalan dalam masa transisi.
“Sesuai janji kepada masyarakat, kami akan menggerakkan seluruh potensi pembangunan di Desa Jorong. Disiplin perangkat desa menjadi prioritas agar pelayanan dan pembangunan berjalan optimal,” tegasnya.
Ia juga berencana menciptakan ikon atau ciri khas desa sebagai identitas dan daya saing. Penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) akan difokuskan pada sektor pertanian, perkebunan, dan perikanan—yang menjadi tulang punggung ekonomi warga.
Prioritas Sosial dan Persatuan Pasca Pilkades
Program sosial bagi lansia, fakir miskin, dan anak yatim menjadi perhatian khusus. Sunatan massal untuk warga kurang mampu, penguatan kegiatan kesenian, peningkatan gotong royong, pembenahan penerangan, serta kebersihan lingkungan turut masuk agenda awal.
H Anas juga mengajak seluruh elemen masyarakat meninggalkan perbedaan pasca pemilihan.
“Tidak ada lagi kubu-kubuan. Saatnya kita bersama membangun desa agar sejajar dengan desa-desa lain yang telah lebih maju,” tegasnya.
Dengan legitimasi 492 suara dan berakhirnya masa kekosongan kepemimpinan pasca wafatnya Adad Imberadi, warga kini menaruh harapan agar Desa Jorong kembali melaju dan mempercepat pembangunan hingga akhir periode 2029.
(inspirasitala.co.id/inspira)
