Inspirasi Tala

Positif dan Inspiratif

Sejumlah Warga Binaan Rutan Pelaihari Ikuti Program Rehabilitasi Sosial

TANAH LAUT, inspirasitala.co.id.- Sebanyak 15 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Pelaihari mengikuti program rehabilitasi sosial. Kegiatan rehabilitasi yang bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tanah Laut (Tala) dibuka langsung Pelaksana Tugas (Plt.) Karutan Pelaihari Rahmad Pijati di Aula Pengayoman. Rabu (23/3/22).

Plt Karutan Pelaihari Rahmad Pijati menyebutkan, kegiatan rehabilitasi sosial ini bertujuan untuk mengurangi zat – zat Psikotropika yang ada di diri pengguna dan mengembalikan psikologis dan fisik mereka setelah mereka keluar, dan menumbuhkan rasa kepercayaan diri mereka setelah bebas dari Rutan Pelaihari.

“Sebelum kegiatan ini, Rutan Pelaihari melaksanakan kegiatan screening terlebih dahulu terhadap 30 warga binaan, dan yang mengikuti kegiatan ini dalam kategori sedang dan berat.” sebutnya kepada awak media usai membuka kegiatan Rehabilitasi Sosial bagi warga binaan.

Rahmad Pijati berharap dengan adanya kegiatan ini, kedepan warga binaan setelah mereka keluar mendapatkan ilmu tentang kegiatan rehab sosial dan tidak memakai atau mengunakan zat-zat Psikotropika lagi serta menumbuhkan rasa kepercayaan diri mereka setelah bebas nanti.

Dikesempatan yang sama, dr. S Chairani Nur dari BNNK Tala menerangkan, pihaknya melakukan asesmen untuk warga binaan yang terindikasi penyalahgunaan narkotika. Pihaknya akan melakukan penilaian bagaimana pemakaiannya, apakah ringan, sedang atau berat kategorinya. Bila ringan akan dilakukan rehabilitasi disini, apa bila sedang atau kearah yang berat bisa dilakukan rujukan sesuai dengan hasil asesmennya.

“Seandainya didapatkan gangguan selain narkoba, misalnya gangguan jiwa atau adanya gangguan mental kita konsultasikan ke rumah sakit yang berkoordinasi dengan BNNK Tala, seperti dokter spesialis kejiwaan,” terangnya.

Namun bila tidak ada indikasi kesana, sambung Chairani, maka kita akan konsultasikan lagi ke badan rehab yang lebih tinggi lagi seperti di Sambang lihung atau di Samarinda.

“Kegiatan ini kita lakukan selama dua hari, hari ini asesmen penilaian, besok kita akan survei kepuasannya,”pungkasnya.

Diketahui, sebelum melaksanakan kegiatan rehabilitasi sosial, 15 warga binaan tersebut dilakukan test urine terlebih dahulu. (Ben)

About Author