
WABUP Tala HM Zazuli didampingi Kepala BKPSDM H Zaki Yamani dan Kepala DPMD M Syahid menghadiri acara pelatihan PKN II di Banjarbaru, Rabu (10/6).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Upaya Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) menyiapkan pemimpin birokrasi yang adaptif melalui Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Tahun 2026 mendapat perhatian masyarakat.
Warga berharap pengembangan kompetensi pejabat tersebut tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tapi berujung pada peningkatan kualitas pelayanan publik yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Komitmen itu ditunjukkan Pemkab Tala dengan berpartisipasi dalam PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 yang dibuka Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin di kampus Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Rabu (10/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tala diwakili Wakil Bupati HM Zazuli (H Uli) bersama Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Zaki Yamani.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) M Syahid menjadi peserta yang mewakili Kabupaten Tanah Laut.
Kehadiran Wabup H Uli menjadi wujud dukungan besar Pemkab Tala dalam upaya memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan pemerintahan yang akuntable, transparan, dan responsif.
PKN Tingkat II Angkatan XVIII Tahun 2026 mengusung tema “Kepemimpinan Adaptif dalam Mendukung Pembangunan Berkelanjutan melalui Tata Kelola Pemerintahan untuk Mewujudkan Resiliensi Bidang Pangan, Bencana, Energi, dan Ekonomi.”

Pelatihan berlangsung selama empat bulan, mulai 10 Juni hingga 15 Oktober 2026 dengan metode blended learning yang memadukan pembelajaran klasikal, pembelajaran mandiri, e-learning hingga implementasi proyek perubahan.
Kepala BPSDMD Provinsi Kalimantan Selatan Faried Fakhmansyah menyampaikan pelaksanaan PKN Tingkat II merupakan bagian dari upaya menyiapkan pemimpin birokrasi yang kompeten, profesional, dan mampu mendukung pencapaian visi pembangunan daerah.
Menurut Faried, program tersebut kembali digelar di Kalimantan Selatan setelah empat tahun vakum.
Sebanyak 60 peserta mengikuti pelatihan yang berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, serta Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah.
Warga Pelaihari, M Gazali Noor, menilai pelatihan kepemimpinan bagi pejabat daerah sangat penting di tengah tuntutan masyarakat yang semakin tinggi terhadap pelayanan pemerintah.
“Harapan kami setelah mengikuti pelatihan ini para pejabat semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Jangan sampai ilmu yang didapat hanya berhenti di ruang pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan untuk mempercepat pelayanan administrasi dan penyelesaian persoalan warga,” ujarnya.
Senada, warga Kecamatan Bajuin, Sahrani Sahrin, berharap peserta PKN mampu melahirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kalau pejabatnya makin kompeten dan adaptif, tentu pelayanan publik juga harus semakin baik. Masyarakat ingin pengurusan dokumen lebih cepat, koordinasi antarinstansi lebih baik, dan program pembangunan lebih tepat sasaran. Itu yang kami harapkan dari kegiatan seperti ini,” katanya.
Partisipasi Tanah Laut dalam PKN Tingkat II menjadi salah satu langkah strategis dalam menyiapkan kader pemimpin birokrasi yang mampu menghadapi tantangan pembangunan.
Selain itu juga sekaligus menjawab ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik yang efektif, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan warga.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
