
SHOLAT HAJAT – Menyongsong usia ke-60 Kabupaten Tala, Bupati H Rahmat Trianto dan Wabup HM Zazuli bersama jajaran dan Forkopimda melaksanakan sholat hajat di Masjid Agung Syuhada, Pelaihari, Senin (1/12) malam.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Menyongsong usia ke-60 tahun Kabupaten Tanah Laut (Tala) pada 2 Desember 2025, Pemerintah Kabupaten Tala menggelar Salat Hajat berjamaah dan doa bersama di Masjid Agung Syuhada Pelaihari, malam tadi.
Kegiatan religius ini menjadi momentum untuk merenungi perjalanan panjang pembangunan sekaligus memohon keberkahan untuk arah masa depan daerah.
Acara dihadiri Bupati Tala H Rahmat Trianto, Wakil Bupati HM Zazuli, jajaran Forkopimda, para alim ulama, guru agama, pejabat SKPD, serta ratusan jamaah.
Salat Hajat dipimpin oleh KH Muhammad Nur, dilanjutkan dengan pembacaan Yasin, Tahlil, dan doa bersama untuk para tokoh pendiri kabupaten.

Syukur atas Keamanan dan Kemajuan, Seruan untuk Menjaga Lingkungan
Dalam sambutannya, Bupati Rahmat Trianto menegaskan bahwa ibadah bersama ini menjadi simbol syukur atas usia 60 tahun Tanah Laut yang terus berkembang, sekaligus ruang kontemplasi bagi seluruh komponen masyarakat untuk memperkuat iman dan kesadaran sosial.
> “Hajat kita adalah bagaimana mampu mewujudkan Tanah Laut semakin maju dengan selamat dan diberkahi,” ujar Bupati H Rahmat.
Ia menilai banyak nikmat besar yang patut disyukuri, mulai dari keamanan daerah, situasi masyarakat yang kondusif, hingga kondisi alam yang mendukung perkembangan sektor pertanian, perikanan, dan pembangunan wilayah.
> “Kita jaga apa yang telah Allah berikan, dengan menjaga lingkungan sebaik-baiknya,” tegasnya, mengingatkan ancaman kerusakan alam yang dapat menimbulkan bencana.

Doa untuk Kesejahteraan dan Rasa Keadilan
Bupati H Rahmat Trianto juga menyampaikan harapan agar memasuki usia baru, Tanah Laut dapat bergerak semakin kuat dengan dukungan semua pihak.
> “Kita mohon kepada Allah SWT agar rakyat Tanah Laut selalu diberikan keselamatan, kesejahteraan, dan tumbuhnya rasa keadilan di seluruh lapisan masyarakat,” tuturnya.
Doa bersama ditutup dengan memohon keberkahan bagi para pemimpin dan pendiri kabupaten yang telah meletakkan dasar pembangunan.
Momentum Menyatukan Pemerintah dan Warga
Salat Hajat ini menjadi awal rangkaian kegiatan Hari Jadi ke-60 tahun Tanah Laut, yang menghadirkan semangat persatuan antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat sebagai fondasi untuk melangkah ke masa depan pembangunan yang lebih baik.

1 thought on “Refleksi 60 Tahun Tanah Laut: Salat Hajat Jadi Momentum Syukur dan Doa untuk Masa Depan Daerah”