
RAT – Kopontren Nurul Hijrah menggelar RAT, Sabtu (28/3) di Kecamatan Jorong. Kinerja dan performa kian cemerlang.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Lonjakan laba signifikan terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Nurul Hijrah Tahun Buku 2025.
Pada forum tertinggi koperasi itu, kinerja pengurus tak hanya dipertanggungjawabkan, tapi juga menuai apresiasi atas capaian gemilang yang dirasakan langsung anggota.
RAT yang digelar di Aula Pondok Pesantren Nurul Hijrah, Kecamatan Jorong, Kabupaten Tanah Laut, Sabtu (28/3/2026) tersebut, dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Penjabat Sekretaris Dinas, Harisnor.

Naik Dua Kali Lipat
Ketua Kopontren Nurul Hijrah, Dr H Edy Setyo Utomo, mengungkapkan capaian laba koperasi mengalami peningkatan drastis dibanding tahun sebelumnya.
“Alhamdulillah, kenaikan mencapai 100 persen. Tahun kemarin rata-rata Rp24 juta per hektare, tahun ini menjadi Rp48 juta per hektare,” ujarnya
Lonjakan ini menjadi indikator kuat meningkatnya produktivitas sekaligus efektivitas pengelolaan usaha koperasi berbasis pesantren tersebut.
Forum Tertinggi, Ujian Akuntabilitas
Dalam sambutannya, Harisnor menegaskan RAT merupakan ruang evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pengurus. Forum ini menjadi tolok ukur transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola koperasi.
“RAT adalah bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada anggota. Di sinilah semua program dikaji dan disempurnakan,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi pelaksanaan RAT yang tepat waktu sebagai indikator kedisiplinan organisasi.

Predikat Sehat dan Koperasi Berkualitas
Selain peningkatan laba, Kopontren Nurul Hijrah juga berhasil mempertahankan predikat AAB (Koperasi Berkualitas) dan status “Sehat” dalam penilaian kesehatan koperasi.
Menurut Harisnor, capaian tersebut mencerminkan manajemen profesional yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga berdampak ke masyarakat melalui program tanggung jawab sosial (CSR).
Adaptif dengan Sistem Hybrid
RAT tahun ini digelar secara hybrid, memadukan kehadiran langsung dan partisipasi daring melalui Zoom.
Skema ini memungkinkan seluruh anggota tetap terlibat dalam pengambilan keputusan, meski tidak hadir secara fisik.
Langkah ini dinilai sebagai bagian dari transformasi menuju koperasi modern yang inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Sinergi Jadi Kunci
Edy menegaskan keberhasilan koperasi tidak lepas dari sinergi seluruh elemen, mulai dari pengawas, pengurus, manajer hingga mitra kerja.
“Kerja sama yang solid menjadi kunci kemajuan koperasi hingga bisa mencapai titik ini,” katanya.
Ketua Badan Pengawas, KH Mukri Yunus, menambahkan pihaknya siap mengawal pelaksanaan rencana kerja yang telah disepakati dalam RAT.
Sahkan Program 2026
RAT yang dipimpin Rubiono SPd bersama empat anggota lainnya menerima laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas, serta mengesahkan rencana kerja tahun 2026.
Momentum ini menegaskan posisi RAT sebagai fondasi utama dalam menjaga keberlanjutan koperasi, sekaligus memperkuat kepercayaan anggota terhadap pengelolaan yang transparan dan profesional.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
