
SAPI MATI – Anggota Polsek Pelaihari turun ke lokasi ditemukannya enam ekor sapi yang mati di kebun warga di Desa Pemuda, Senin (2/3).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Penyelidikan kasus kematian enam ekor sapi di Desa Pemuda, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), masih berlangsung.
Sementara itu desa desus kematian sapi itu akibat terpapar racun, menyeruak. Beragam spekulasi pun bermunculan, mulai kemungkinan diracun atau keracunan ketika sapi memakan rumput yang tersemprot cairan kimia seperti herbisida.
Di saat bersamaan, sejumlah warga di desa sekitar mengungkap keluhan lama terkait tanaman yang rusak akibat ternak yang dilepasliarkan.
Peristiwa kematian sapi yang terjadi Senin (2/3/2026) itu tidak hanya memicu penyelidikan hukum, tetapi juga membuka kembali persoalan sosial antara peternak dan pemilik kebun.
Penyelidikan Polisi Masih Berjalan
Kapolsek Pelaihari, Iptu Benny Wishnu Wardhani, mengatakan pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi, termasuk warga sekitar dan pekerja perkebunan di lokasi sapi ditemukan mati.
“Laporan resmi sudah kami terima. Kami masih mendalami penyebab pastinya dan menelusuri ada tidaknya unsur kesengajaan,” ujarnya.
Pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap pemilik lahan tempat sapi ditemukan mati untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.
Polisi tidak menutup kemungkinan penyelesaian secara mediasi apabila perkara tersebut lebih mengarah pada persoalan sosial antarwarga.
Desa Akui Ada Keluhan Tanaman Rusak
Kepala Desa Pemuda, Zainal Arifin, mengakui beberapa waktu silam memang ada keluhan warga terkait tanaman sawit yang rusak akibat dimakan sapi.
Di RT 6 Desa Pemuda, tanaman sawit warga sempat ditemukan tercabut dan rusak. Ini telah cukup lama kejadiannya.
Namun, persoalan itu tidak sempat dibicarakan langsung karena pemilik kebun tidak bertemu dengan pemilik ternak.
Keluhan serupa juga muncul dari wilayah Bajuin, meski kasus tersebut telah diselesaikan secara damai.
Petani Desa Telaga Alami Kerugian
Di Desa Telaga, persoalan ternak merusak tanaman juga dikeluhkan warga. Seorang petani di RT 8 mengaku kebun sawitnya sudah lebih dari lima kali dimasuki sapi dalam satu setengah tahun terakhir.
Kerugian terbesar terjadi pada 28 Desember 2025, saat sawit yang baru berumur satu minggu habis dimakan ternak. Kerugian ditaksir lebih dari Rp 5 juta.
Meski kebun telah dipagari kayu ulin dan kawat besi hingga beberapa lapis, ternak tetap mampu masuk.
Warga berharap ada edukasi lebih intensif kepada peternak agar konflik serupa tidak terulang.
Imbauan Pengawasan Ternak
Kapolsek Pelaihari mengingatkan pentingnya komunikasi antara pemilik ternak dan pemilik kebun.
“Kalau menaruh sapi di lahan orang lain, komunikasikan dulu dengan pemiliknya. Saat dilepas juga sebaiknya tetap diikat agar tidak merusak tanaman,” tegasnya.
Menurutnya, pengawasan yang baik akan melindungi kedua belah pihak dari potensi kerugian maupun konflik sosial.
Mengenali Ciri-Ciri Sapi Diduga Keracunan
Kematian ternak akibat dugaan racun umumnya memiliki sejumlah tanda yang bisa diamati secara kasat mata.
Meski kepastian penyebab harus melalui pemeriksaan laboratorium atau dokter hewan, berikut beberapa ciri yang sering muncul pada sapi yang mengalami keracunan:
- Sapi tiba-tiba lemas dan tidak mampu berdiri
- Keluar air liur berlebihan atau berbusa di mulut
- Perut kembung tidak normal
- Kejang-kejang sebelum mati
- Nafas tersengal atau denyut jantung tidak teratur
- Ditemukan di sekitar area yang baru disemprot pestisida atau herbisida
Ahli peternakan umumnya menyarankan agar pemilik ternak segera melaporkan ke aparat atau dinas terkait apabila menemukan gejala tersebut, serta menghindari membiarkan ternak merumput di lahan yang baru saja disemprot bahan kimia.
Menjaga Harmoni Desa
Kasus kematian enam sapi dan rangkaian keluhan tanaman rusak menjadi pengingat pentingnya pengelolaan ternak yang bertanggung jawab di wilayah agraris seperti Pelaihari.
Sinergi antara peternak, petani, pemerintah desa, dan aparat penegak hukum diharapkan mampu menjaga ketertiban sekaligus mempertahankan kerukunan antarwarga yang sama-sama bergantung pada sektor pertanian dan peternakan.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
BACA JUGA
