
BUPATI Tala H Rahmat Trianto berpose dengan Sekda Ismail Fahmi, Plt Kadis Dukcapil H Akhmad Hairin, dan Kadis Kominfostasan Rika Amalia (berkacamata) seusai menerima penghargaan pada ajang DIA 2025 di Jakarta, Mei 2025 lalu. Penghargaan ini diraih berkat imovasi aplikasi Silakas Dukcapil Tala.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanah Laut dalam menuntaskan perekaman KTP elektronik menunjukkan hasil signifikan.
Hingga tahun 2025, capaian perekaman KTP-el di daerah ini telah mencapai 98,86 persen, mendekati target kinerja sebesar 99,4 persen.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdukcapil Tanah Laut, H Akhmad Hairin, menyebut capaian tersebut mencerminkan konsistensi layanan administrasi kependudukan yang terus diperkuat, baik melalui pelayanan reguler maupun metode jemput bola.
“Capaian perekaman KTP elektronik sudah sangat tinggi. Ini menunjukkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya dokumen kependudukan semakin baik,” ujarnya, Minggu (1/2/2026).
Fokus Tertib Administrasi Kependudukan
Perekaman KTP-el menjadi salah satu indikator utama dalam program tertib administrasi kependudukan yang dijalankan Disdukcapil Tanah Laut.
Selain perekaman, capaian lain juga menunjukkan tren positif, seperti penerbitan akta kelahiran yang telah mencapai 99,29 persen serta kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) sebesar 70,74 persen dari target 71 persen.
Menurut Akhmad Hairin, capaian tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat kualitas pelayanan dasar yang berkaitan langsung dengan hak-hak sipil masyarakat.
Kendala di Lapangan: Anak Wajib Rekam
Meski mendekati target, Disdukcapil Tala masih menghadapi kendala dalam menjangkau sisa wajib rekam KTP-el, khususnya dari kelompok usia pelajar.
“Anak-anak yang sudah wajib rekam cenderung sulit dijangkau. Saat kami datang ke sekolah, sebagian enggan melakukan perekaman. Ketika kami turun ke desa, mereka sedang mengikuti kegiatan belajar,” jelasnya.
Kondisi tersebut membuat upaya penyisiran sisa wajib rekam memerlukan strategi yang lebih fleksibel dan terkoordinasi.
Strategi dan Langkah ke Depan
Untuk mengatasi kendala tersebut, Disdukcapil Tanah Laut menyiapkan sejumlah langkah ke depan, di antaranya memperkuat koordinasi dengan pihak sekolah, pemerintah desa, serta orang tua agar perekaman KTP-el bagi pelajar dapat dilakukan lebih efektif.
Selain itu, pola pelayanan jemput bola akan terus dioptimalkan dengan penyesuaian waktu dan lokasi agar tidak berbenturan dengan jam belajar siswa.
Di sisi lain, Disdukcapil juga mendorong peningkatan pemanfaatan Identitas Kependudukan Digital (IKD) melalui sosialisasi berkelanjutan, sembari menunggu regulasi yang lebih kuat agar IKD dapat diadopsi secara luas oleh masyarakat dan lembaga layanan.
“Kami optimistis dengan pendekatan kolaboratif dan sosialisasi yang berkesinambungan, target perekaman KTP-el dapat dituntaskan secara maksimal,” pungkas Akhmad Hairin.
(inspirasitala.co.id/inspira)
