
PEMBANGUNAN pedestrian sedang berlangsung di kawasan perkantoran Gagas di Jalan A Syairani, Pelaihari.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Kawasan perkantoran Gagas di Jalan Ahmad Syairani, Pelaihari, bakal tampil lebih nyaman dan ramah bagi pejalan kaki.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, melalui Dinas PUPRP mulai membangun pedestrian di ruas jalan tersebut.
Pekerjaan yang telah berlangsung sekitar dua pekan terakhir itu dimulai dengan penggalian saluran drainase di sisi jalan.
Saluran tersebut kemudian dipasangi gorong-gorong beton jenis U-Ditch yang nantinya menjadi fondasi pembangunan pedestrian.
Pembangunan dilakukan pada ruas dari simpang lampu merah traffic light hingga simpang dekat SMA PGRI Pelaihari.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Tanah Laut Dwi Hadi Putra mengatakan panjang pedestrian yang dibangun mencapai sekitar 750 meter.
“Untuk lebar pedestrian bervariasi antara 2,5 meter hingga 3 meter, menyesuaikan kondisi di lapangan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).
Menurut Hadi, keberadaan pedestrian tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan perkantoran.
Terutama bagi pegawai maupun warga yang berjalan kaki menuju kantor-kantor pelayanan publik.
Selain mendukung keselamatan pejalan kaki, proyek tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempercantik wajah ibu kota Kabupaten Tanah Laut.
Sementara itu, warga Pelaihari, Rizky Maulana, mengaku senang dengan dimulainya pembangunan pedestrian tersebut.
“Kalau ada trotoar yang bagus, orang lebih nyaman berjalan kaki. Kawasan perkantoran juga terlihat lebih rapi dan modern. Menurut saya ini langkah yang sangat positif,” katanya.
Hal senada disampaikan Nur Aisyah. Ia menilai pembangunan fasilitas pejalan kaki merupakan kebutuhan yang selama ini memang diperlukan di kawasan perkantoran.
“Kadang kalau mengurus beberapa keperluan di kantor pemerintahan harus pergi dari satu kantor ke kantor lain. Kalau ada pedestrian tentu lebih aman dan nyaman, bisa jalan kaki saja kalau dekat,” ujarnya.
Meski demikian, masyarakat diimbau berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi proyek karena masih terdapat galian tanah serta material bangunan yang ditempatkan di tepi jalan.
Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan tetap memperhatikan kondisi lalu lintas demi keselamatan bersama selama pekerjaan berlangsung.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
