
COFFEE MORNING – Bupati H Rahmat Trianto didampingi Wabup HM Zazuli dan Sekda Ismail Fahmi menyampaikan arahan penting pada Coffee Morning, Rabu (26/11).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Bupati Tanah Laut (Tala) H Rahmat Trianto menegaskan bahwa Inspektorat harus berperan aktif sebagai pembina dalam memperkuat tata kelola pemerintahan daerah.
Inspektorat diminta tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi turut memberikan pendampingan dan solusi kepada seluruh SKPD dalam percepatan realisasi program pembangunan.
Hal tersebut disampaikan pada Rapat Koordinasi Seluruh Pejabat Pemerintah se-Kabupaten Tanah Laut (Tala) di Gedung Sarantang Saruntung, Rabu (26/11/2025).
“Inspektorat adalah representatif pemerintah yang harus terus memberikan pembinaan. Jika ada kekurangan administrasi atau dokumen, segera dilengkapi dan Inspektorat harus hadir untuk membina menuju cara yang benar,” tegas H Rahmat.
Menurut Bupati, budaya kerja pemerintah daerah perlu diarahkan pada penyelesaian masalah secara cepat (fast response). Karena itu, setiap temuan harus ditindaklanjuti segera agar tidak menghambat kinerja dan penyerapan anggaran.
“Kalau ada temuan, respon cepat sangat penting. Selama bukan terkait perbendaharaan dan keuangan, semua aman dan harus segera diperbaiki,” ujarnya.
Bupati menilai pola pembinaan yang kuat dari Inspektorat akan membangun kepercayaan dan meningkatkan akurasi pelaksanaan program di lapangan, sehingga target pembangunan daerah dapat tercapai tepat waktu.
Pada Coffee Morning tersebut juga dibahas sejumlah agenda strategis, antara lain perkembangan pendapatan daerah dan persiapan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tala. Rapat turut dihadiri Wakil Bupati Tala, Sekretaris Daerah, para pimpinan SKPD, camat, serta lurah.
Data Realisasi Anggaran sebagai Landasan
Data dihimpun dari berbagai sumber, pada Tahun Anggaran (TA) 2024, Pemkab Tanah Laut mencatat realisasi belanja daerah mencapai 91,36 persen dari APBD.
Setelah perubahan APBD 2024 ditetapkan, pagu anggaran belanja daerah untuk 2024 ditetapkan sebesar Rp 2.882.006.377.595.
Sedangkan untuk Tahun Anggaran 2025, anggaran belanja daerah disepakati sebesar sekitar Rp 2,86 triliun.
Per November 2025, realisasi belanja daerah Pemkab Tala mencapai Rp 1.534,79 miliar, atau sekitar 53,61 persen dari total belanja 2025.
Data ini menunjukkan bahwa komitmen terhadap penyerapan anggaran terus dijalankan — namun tetap membutuhkan penguatan administrasi dan pengawasan agar efektivitas dan tata kelola pemerintahan tetap terjaga.

Relevansi Data terhadap Arahan Bupati
Dengan tercapainya realisasi belanja 2024 sebesar 91,36 persen, serta data 2025 yang menunjukkan realisasi lebih dari setengah anggaran, kondisi tersebut memberi legitimasi kuat bagi Bupati untuk meminta agar seluruh SKPD — dibimbing oleh Inspektorat — meneruskan momentum penyerapan. Hal ini penting agar:
– Proyek pembangunan tidak terhambat karena administrasi atau dokumen belum lengkap.
– Penggunaan anggaran sesuai dengan peruntukan dan tepat waktu.
– Penyerapan anggaran tidak hanya sekadar target — tetapi diiringi dengan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan bertanggung jawab.
Dengan demikian, peran Inspektorat sebagai pembina internal tidak bisa dianggap sepele; perannya menjadi kunci untuk menjaga integritas dan efektivitas pelaksanaan APBD di Kabupaten Tala.
(inspirasitala.co.id/inspira)

2 thoughts on “Bupati Minta Inspektorat Jadi Pembina Utama Tata Kelola Pemerintahan, Bukan Sekadar Pengawas”