
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI — Perayaan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), tampil berbeda tahun ini.
Bukan hanya upacara formal, momentum besar para pendidik tersebut berubah menjadi ajang unjuk talenta dan kreativitas para guru melalui gelaran Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI.
Puluhan cabang lomba bergulir sejak pagi, mulai dari voli, futsal, tenis meja, badminton, catur, nyanyi solo, menari hingga lomba pembelajaran.
Semua pesertanya adalah para guru dari berbagai sekolah di Tanah Laut. Lapangan Basis di Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, pun dipenuhi antusiasme peserta dan dukungan sesama rekan profesi.
Di sisi lapangan, suara sorak pendukung saling bersautan, sementara di aula, guru-guru menampilkan aksi monolog dan presentasi pembelajaran inovatif. Semangat kompetisi terasa, namun kekeluargaan lebih mengemuka.

Upacara Tidak Hilang Makna
Sebelum gelaran Porsenijar dimulai, upacara peringatan tetap dilaksanakan dengan khidmat pada Selasa (25/11/2025) pagi.
Mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat”, acara dihadiri Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto, Bunda PAUD Tala Hj Dian Rahmat, Plt Kadisdikbud Tala Myrza Fazrina, Kepala Kemenag Tala H Khairuddin, Ketua PGRI Tala H Iriansyah, Forkopimcam, DPRD Tala, para kepala desa, dan ratusan guru.
Dalam sambutannya, Bupati H Rahmat Trianto menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik sekaligus mengingatkan pentingnya proses evaluasi untuk kemajuan pendidikan.
“Guru adalah motor perubahan. Refleksi bersama diperlukan agar cita-cita besar PGRI benar-benar terwujud, baik peningkatan kompetensi maupun kesejahteraan,” ujarnya.

Apresiasi dan Bantuan Pendidikan
Rangkaian acara juga diwarnai penyerahan Piagam Penghargaan Peserta Teridola Program Guru IDOLA dari Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Provinsi Kalsel.
Bantuan beasiswa untuk siswa kurang mampu turut disalurkan, yakni Rp 2.100.000 untuk jenjang SD dan Rp 5.100.000 untuk jenjang SMP. Para juara lomba monolog tingkat SLTA juga menerima penghargaan.

Sudah Dimulai Sejak 11 November
Rangkaian peringatan HGN sebenarnya telah dibuka lebih dahulu pada 11 November lalu, melalui kegiatan bakti sosial donor darah di SMA PGRI Pelaihari bekerja sama dengan Palang Merah Remaja (PMR) Tala.

Lebih dari Sekadar Perayaan
Tidak hanya kompetisi, HGN dan HUT ke-80 PGRI di Kintap mencerminkan wajah baru PGRI: solid, kreatif, dan aktif.
Semangat para pendidik menegaskan bahwa guru bukan hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga memiliki ruang untuk berprestasi, berkarya, dan memperkuat solidaritas profesi.


Di bawah kepemimpinan H Iriansyah, PGRI Kabupaten Tanah Laut terus menunjukkan eksistensi dan kiprah progresifnya di Bumi Tuntung Pandang.
Kapasitas guru terus diperkuat dalam upaya melesatkan kualitas pembelajaran di Bumi Tuntung Pandang. Kepekaan sosial juga kian mengristal melalui beragam kegiatan bakti sosial yang kian kerap dilaksanakan.

1 thought on “HGN dan HUT ke-80 PGRI Jadi Panggung Unjuk Talenta Guru, dari Olahraga hingga Pembelajaran”