
MUSRENBANG – Anggota DPRD Tala Joko Pitoyo hadir pada Musrenbang Kecamatan Bajuin-Pelaihari di kantor Kecamatan Bajuin, Senin (9/2) siang. Wabup Tala HM Zazuli hadir.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Perubahan skala dan intensitas Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Tanah Laut (Tala) semakin terlihat nyata sejak awal Februari 2026.
Forum perencanaan ini berperan sentral dalam merumuskan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tanah Laut Tahun 2027, dan kehadiran wakil rakyat DPRD Tala menjadi kunci dalam menjaga aspirasi masyarakat agar terakomodasi secara tepat sasaran.
Peran DPRD dalam Sinkronisasi Program
Pada Musrenbang Kecamatan Bajuin dan Pelaihari, Anggota DPRD Tala dari Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Kecamatan Pelaihari dan Bajuin, Joko Pitoyo SAP, hadir langsung mengikuti jalannya forum perencanaan.
Menurut Joko, DPRD tidak hanya hadir sebagai undangan, tetapi sebagai pengawal aspirasi masyarakat dalam tahapan awal perencanaan pembangunan.
“Kami memastikan seluruh usulan dari desa dan kecamatan selaras dengan visi, misi, dan kemampuan fiskal daerah sehingga bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya di sela musrenbang.
Kehadiran legislatif juga penting untuk menegaskan kebutuhan pembangunan yang berkeadilan di wilayah Dapil I Tala.
Integrasi Usulan pada RKPD 2027
Musrenbang RKPD 2027 di Tala merupakan kelanjutan tahapan perencanaan pembangunan yang digelar secara maraton di setiap kecamatan sejak awal Februari 2026.
Rangkaian ini sesuai amanat Undang-Undang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional yang menekankan pendekatan partisipatif mulai dari desa, pra-Musrenbang, hingga Musrenbang kecamatan sebagai dasar penyusunan dokumen RKPD 2027.
Musrenbang di wilayah Tala juga menjadi bagian dari upaya menyelaraskan perencanaan pembangunan daerah dengan indikator capaian pembangunan tinggi dari RPJPD 2025–2045, seperti penghargaan tingkat keselarasan tertinggi yang pernah diraih Kabupaten Tala pada RPJPD sebelumnya.
Model Perencanaan Partisipatif
Forum Musrenbang tingkat kecamatan adalah wahana partisipatif yang menyatukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari legislatif, eksekutif, kepala desa, BPD, tokoh masyarakat hingga pelaku ekonomi lokal.
Data dari pelaksanaan Musrenbang di beberapa daerah menunjukkan bahwa usulan pembangunan yang disampaikan wilayah kecamatan biasa mencapai puluhan program prioritas, mencakup sektor infrastruktur, pelayanan dasar, hingga pengembangan ekonomi kerakyatan.

Sinergi Eksekutif–Legislatif– Masyarakat
Forum Musrenbang juga dihadiri Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli, unsur Forkopimda, SKPD terkait, serta pemangku kepentingan lain.
Dalam sambutan yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tala, ditegaskan bahwa Musrenbang memiliki peran strategis untuk menghasilkan program pembangunan yang realistic, berdampak langsung, serta selaras dengan kebijakan pembangunan daerah.
Pembelajaran dari Musrenbang Lainnya
Sebelumnya, Musrenbang Kecamatan Jorong, Kintap, dan Batu Ampar mengangkat tema penguatan SDM dan ekonomi lokal yang mencerminkan prioritas pembangunan Kabupaten Tala, yakni pengembangan sumber daya manusia yang unggul serta pendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Menuju Perencanaan Berkualitas & Berkelanjutan
Dengan keterlibatan aktif DPRD dalam setiap tahapan Musrenbang, sinergi antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat diharapkan menghasilkan perencanaan pembangunan yang lebih partisipatif dan tepat sasaran.
Hal ini krusial mengingat Musrenbang bukan sekadar rutinitas administratif, tetapi momentum penting untuk menyusun program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat Tala di 2027 dan seterusnya.
(inspirasitala.co.id/inspira)
