
LOMBA – Keseruan Lomba Ketangkasan Relawan Pemadam Kebakaran se-Tala di RTH Kijang Mas, Selasa (16/12). Bupati H Rahmat Trianto beri atensi tinggi dan membersamai.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Perhatian serius Bupati Tanah Laut (Tala) H Rahmat Trianto terhadap sektor pemadam kebakaran kembali ditegaskan melalui pembukaan Lomba Ketangkasan Relawan Pemadam Kebakaran se-Kabupaten Tala di RTH Kijang Mas, Selasa (16/12/2025).
Kegiatan ini tidak sekadar ajang kompetisi, tetapi menjadi bagian dari komitmen Pemkab Tala dalam meningkatkan kapasitas, kesigapan, serta kesiapsiagaan relawan damkar yang selama ini berada di garda terdepan penanggulangan kebakaran.
Bupati H Rahmat menyampaikan apresiasi mendalam atas pengabdian para relawan pemadam kebakaran, termasuk relawan yang bertugas di kawasan hutan.
Menurutnya, peran relawan sangat vital dalam menjaga keselamatan masyarakat, meski kerap dihadapkan pada keterbatasan sarana.
“Terima kasih sudah menjadi pemadam kebakaran. Keterbatasan tidak boleh membatasi niat untuk berbuat sosial. Semoga Allah membalas amal baik Bapak semua,” ujar H Rahmat.

Bupati menegaskan, Pemkab Tala akan terus memberikan atensi khusus pada penguatan sektor damkar, baik dari sisi sumber daya manusia maupun kelengkapan sarana dan prasarana.
Ke depan, peningkatan intensitas pelatihan, lomba ketangkasan, hingga bantuan hibah peralatan operasional akan terus diperjuangkan secara bertahap.
“Alat operasional yang dibutuhkan akan kita bantu melalui hibah, mulai dari APD, selang, mesin air, bahkan mobil pemadam secara perlahan,” tegasnya.
Lomba ketangkasan yang diikuti 20 regu, masing-masing beranggotakan 10 orang ini, menguji kemampuan teknis relawan melalui simulasi penanganan kebakaran gedung serta penyelamatan hewan (animal rescue).
Bupati berharap kegiatan tersebut mampu mengasah keterampilan relawan sekaligus memperkuat sinergi dalam upaya menekan angka kebakaran di Tala.
Sebagai bentuk motivasi, panitia menyediakan uang pembinaan dan piala, dengan Juara I memperoleh Rp 5 juta, Juara II Rp 4,5 juta, dan Juara III Rp 4 juta.

Tugas & Fungsi Damkar — Mengapa Sarpras Memadai Mutlak Diperlukan
Inti tugas dan fungsi Damkar
1. Pemadaman Kebakaran — Menanggulangi dan memadamkan kebakaran di permukiman, bangunan publik, fasilitas industri, serta kebakaran hutan/ladang.
Implikasi sarpras: mobil pemadam, pompa, selang, akses air yang andal.
2. Penyelamatan (Search & Rescue) — Menyelamatkan korban dari kebakaran, bangunan runtuh, kecelakaan lalu-lintas, dan insiden lain yang memerlukan keahlian teknis.
Implikasi sarpras: alat hydraulic rescue (jaws), tangga tinggi, perlengkapan evakuasi, ambulans darurat.
3. Penanganan Bahan Berbahaya (HAZMAT) — Respon terhadap kebocoran bahan kimia, tumpahan bahan berbahaya, dan insiden berpotensi racun.
Implikasi sarpras: APD khusus, kit dekontaminasi, peralatan deteksi gas.
4. Pertolongan Medis Darurat Awal — Memberikan pertolongan pertama pada korban hingga transfer ke layanan medis.
Implikasi sarpras: kotak P3K, AED, koordinasi ambulans rumah sakit.
5. Pencegahan & Pengawasan Kebakaran — Inspeksi bangunan, pemberian rekomendasi keselamatan kebakaran, dan penegakan peraturan teknis keselamatan kebakaran.
Implikasi sarpras: alat ukur/inspeksi, tim pengawasan terlatih, dokumen prosedur.

6. Edukasi dan Sosialisasi Publik — Program keselamatan kebakaran di sekolah, pasar, dan komunitas untuk mengurangi risiko kebakaran.
Implikasi sarpras: materi edukasi, unit pelatih, anggaran kampanye.
7. Perencanaan & Koordinasi Insiden (Incident Command System) — Menyusun taktik operasi, memimpin koordinasi multi-instansi saat insiden besar.
Implikasi sarpras: kendaraan komando, radio/komunikasi terintegrasi, sistem manajemen insiden.
8. Pemeliharaan & Kesiapan Operasional — Perawatan kendaraan, peralatan, pelatihan berkala, dan kesiagaan personel 24/7.
Implikasi sarpras: bengkel perawatan, stok suku cadang, fasilitas latihan.
9. Manajemen Logistik & Administrasi — Pengadaan, administrasi personel, anggaran operasi dan laporan kegiatan.
Implikasi sarpras: sistem inventaris, perangkat administrasi, unit perencanaan anggaran.

Sarpras Minimum yang Harus Dimiliki Damkar
– Unit kendaraan pemadam yang sesuai tipe (engine, tanker, rescue).
– Sumber air & infrastruktur: hidran kota, akses air alternatif (tandon, pompa portable).
– APD lengkap: helm, pakaian tahan api, SCBA (breathing apparatus), sarung tangan, sepatu.
– Peralatan pemompaan & selang berkualitas, nozzle, adaptor.
– Alat penyelamatan teknis: hydraulic cutter/spreader, jack, tali penyelamatan, tangga.
– Alat HAZMAT dasar dan PPE khusus.
– Sistem komunikasi radio terintegrasi dan kendaraan/pos komando.
– Fasilitas pelatihan (lapangan simulasi), ruang latihan dan alokasi anggaran untuk latihan rutin.
– Unit perawatan (bengkel) dan depot logistik suku cadang.
– Sistem pencatatan insiden & GIS mapping untuk menilai titik rawan.

Dampak jika Sarpras Tidak Memadai
– Respons terlambat / tidak efektif → korban jiwa dan kerugian materi meningkat.
– Keselamatan petugas terancam → menurunnya moral dan risiko cedera tinggi.
– Biaya penanganan jangka panjang meningkat → akibat kerusakan infrastruktur dan ekonomi lokal.
– Kegagalan koordinasi saat insiden besar → mulainya chaos di lapangan.
