𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗟𝗮𝘂𝘁, 𝗶𝗻𝘀𝗽𝗶𝗿𝗮𝘀𝗶𝘁𝗮𝗹𝗮.𝗰𝗼.𝗶𝗱 – Beredar di sosial media aplikasi percakapan pesan berantai berisi ‘𝗯𝗲𝗵𝗮𝘁𝗶” 𝗮𝗻𝗮𝗸 𝗱𝗷𝗮𝗴𝗮𝗶. 𝗞𝗲𝗷𝗮𝗱𝗶𝗮𝗻 𝗯𝗮𝗿𝘂 𝗮𝗷𝗮 𝘁𝗱 𝗱𝗮𝗲𝗿𝗮𝗵 𝗽𝗮𝗻𝗱𝗮𝗻 𝘀𝗮𝗿𝗶 𝗱𝗴𝗲𝗴𝗲𝗿𝗸𝗮𝗻 𝘀𝗼𝘀𝗼𝗸 𝗹𝗮𝗸𝗶” 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗮𝗸𝘂 𝗽𝗲𝗺𝘂𝗹𝘂𝗻𝗴,,, 𝘀𝗸𝗹𝗶 𝗱 𝗰𝗲𝗸 𝗱𝗹𝗺 𝗸𝗮𝗿𝘂𝗻𝗴 𝗺𝗺𝗯𝗮𝘄𝗮 𝗮𝗻𝗮𝗸 𝗯𝗮𝘆𝗶,,, 𝗯𝗲𝗷𝗮𝗹𝗮𝗻 𝗮𝗿𝗮𝗵 𝗮𝘀𝗮𝗺”-𝗷𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴. 𝗜𝘁𝘂 𝗮𝗷𝗮 𝗱𝗹𝘂 𝗶𝗻𝗳𝗼𝗻𝘆𝗮’ (Berhati-hati anak di jaga. Kejadian baru saja tadi daerah Pandan Sari digegerkan sosok laki-laki mengaku pemulung, setelah di cek dalam karung bawa anak bayi, berjalan arah Asam-Asam – Jorong. Itu saja dulu infonya). Informasi tersebut menimbulkan kehebohan dan keresahan warga Tanah Laut (Tala).
Kapolres Tala AKBP Rofikoh Yunianto melalui Kapolsek Kintap IPTU Arief Ramadhani ketika di konfirmasi media ini mengatakan, sampai saat ini pihaknya belum ada menerima informasi yang valid dari masyarakat terkait kebenarannya info tersebut.
“Unit melakukan penyelidikan di sekitar lokasi sementara ini situasi aman terkendali,” ungkapnya.
Kapolsek mengingatkan kepada masyarakat di situasi saat ini masyarakat harus hati-hati membagikan sesuatu di grup WhatsApp maupun Platform sosial media lainnya, apalagi yang hanya ketikan tanpa adanya bukti-bukti yang kuat.
“Bisa menjadi penyebaran berita bohong,” ujarnya.
Kapolsek juga meminta kepada masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berita-berita tanpa ada informasi yang valid.
“Kita harus kroscek dulu kebenarannya. Jadi jangan langsung asal percaya yang malah menimbulkan kegaduhan,” tegasnya. (𝗕𝗲𝗻)
