
GEDUNG Kuliah Terpadu Politala berdiri megah di kawasan Jalan A Yani Desa Panggung. Kampus ternama ini menjadi tuan rumah MTQ Politeknik Nasional 2026 pada 13-13 April 2026.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala) kembali menggelar Festival Habsyi Syair Shalawat Nabi Muhammad SAW tingkat SLTA se-Kabupaten Tanah Laut (Tala) tahun 2026.
Ajang ini menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan bakat seni Islami sekaligus memperkuat nilai religius dan ukhuwah. Sekaligus menyemarakan MTQ Politeknik Nasional 2026 yang tahun ini bertempat di kampus Politala.
Mengusung tema “Gema Syiar: Memperkuat Ukhuwah Generasi Qur’ani, Menjemput Syafaat Melalui Sholawat”, Festival Habsyi tersebut diinisiasi oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Forum Studi Islam Al-Ikhwana Politala sebagai bagian dari upaya melestarikan budaya shalawat di kalangan generasi muda.
Panitia menilai, di tengah arus globalisasi, seni shalawat tetap berkembang dengan berbagai inovasi tanpa meninggalkan esensi.
“Karena itu, festival ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah,” ucap Direktur Politala Dr Ir Meldayanoor SHut MS, Sabtu (11/4/2026).
Tahapan dan Jadwal Pelaksanaan
Pelaksanaan festival dilakukan secara kombinasi daring dan luring. Pendaftaran sekaligus pengiriman video penampilan dibuka sejak 1 Maret hingga 4 April 2026.
Selanjutnya, proses penilaian oleh dewan juri dilakukan pada 5 April, diikuti pengumuman enam besar kategori putra dan putri pada 6 April 2026.
Para finalis kemudian mengikuti technical meeting pada 8 April sebelum tampil pada babak final yang digelar secara langsung di halaman kampus Politala pada 14 April 2026.

TENDA stand Expo Politala 2026 mulai didirikan untuk memeriahkan MTQ Politeknik Nasional 2026.
Syarat dan Ketentuan Peserta
Peserta merupakan siswa aktif SLTA yang berdomisili di Kabupaten Tanah Laut dan direkomendasikan oleh sekolah masing-masing. Setiap sekolah diperbolehkan mengirim maksimal dua grup.
Dalam satu grup, jumlah anggota minimal 10 orang dan maksimal 15 orang. Peserta juga diwajibkan melengkapi administrasi seperti formulir pendaftaran dan identitas diri.
Saat tampil, peserta tidak diperkenankan membaca teks syair, serta wajib mematuhi seluruh aturan yang telah ditetapkan panitia.
Teknis Lomba: Online hingga Final Offline
Babak penyisihan dilakukan secara daring dengan ketentuan peserta mengunggah video penampilan asli tanpa editing ke YouTube. Selain itu, peserta juga diminta membuat video teaser kreatif untuk diunggah ke media sosial.
Sementara itu, babak final dilaksanakan secara luring di kampus Politala dengan menghadirkan enam grup terbaik yang telah lolos seleksi.
Panitia menegaskan, setiap bentuk kecurangan seperti editing video atau ketidaksesuaian identitas peserta akan berujung pada diskualifikasi.
Perangkat dan Penampilan
Dalam penampilan, peserta diperbolehkan menggunakan alat musik habsyi seperti terbangan, rawis, dan bas. Panitia hanya menyediakan fasilitas soundsystem.
Durasi tampil dibatasi maksimal 10 menit. Peserta juga diperkenankan melakukan variasi syair maupun nada selama tidak keluar dari koridor shalawat.

PINTU masuk ke kampus Politala dibranding ciamik untuk menyemarakan MTQ Politeknik Nasional 2026.
Penilaian: Vokal, Penabuh, dan Penampilan
Penilaian lomba dibagi dalam tiga subtema utama, yakni:
1. Bidang Vokal (50 persen)
Meliputi teknik vokal dan improvisasi, jangkauan nada, fashohah atau pelafalan huruf, pengaturan pernapasan, serta kekompakan dan harmonisasi antar anggota.
2. Bidang Penabuh (30 persen)
Mencakup teknik pukulan, tempo, variasi, kejelasan bunyi, serta keselarasan irama dalam permainan alat musik.
3. Bidang Penampilan (20 persen)
Dinilai dari formasi atau blocking panggung, keseimbangan gerak, ekspresi dan penghayatan, hingga adab dan kostum peserta saat tampil.
Harapan Panitia
Melalui festival ini, Politala berharap mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap shalawat sekaligus memperkuat karakter Islami di kalangan pelajar.
“Kegiatan ini bukan sekadar lomba, tetapi juga bagian dari syiar dan pembentukan karakter generasi Qur’ani,” ujar panitia.
Festival Habsyi ini diharapkan menjadi agenda rutin yang terus berkembang dan menjangkau lebih banyak pelajar di Tanah Laut.
Daftar Peserta Final
Enam grup terbaik yang tampil pada babak final Festival Habsyi 2026, yakni:
- At-Tarbiyah – SMAN 1 Jorong
- El Huda Putri – Ponpes Sirajul Huda
- Miftahurrahman Junior – SMAN 1 Kurau
- Rayatul Hubbi – Ponpes Darussalim
- Nurul Muhibbin Putra – Ponpes Nurul Muhibbin
- Syifa’atul Wolby – MAN Tala
(inspirasitala.co.id/ins-01)
