
PEJABAT Pemkab Tala mengikuti Rakor Pengendalian Inflasi sekaligus Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah terhadap Program 3 Juta Rumah di Ruang VVIP Lounge Kantor Bupati, Senin (15/12).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) menegaskan komitmennya mendukung Program 3 Juta Rumah yang digagas Kementerian Dalam Negeri.Â
Â
Hal ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi sekaligus Evaluasi Dukungan Pemerintah Daerah terhadap program tersebut, yang digelar di Ruang VVIP Lounge Kantor Bupati, Senin (15/12/2025).
Â
Rakor ini menjadi wadah bagi perangkat daerah untuk memperkuat sinergi dalam mengendalikan inflasi sekaligus memastikan dukungan konkret Pemkab Tala terhadap percepatan realisasi program nasional penyediaan 3 juta rumah bagi masyarakat, terutama bagi keluarga berpenghasilan rendah.
Â
Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Masturi hadir didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) H Muh Kusri, Kepala Dinas Usaha Mikro, Koperasi dan Perdagangan (Kumdag) H Hairul Rijal, Kepala Kantor Pertanahan Tala Endah Nur Cahaya, pejabat BPKAD, Dishub, serta Bapperida.
Â
Rapat tersebut membahas strategi pengendalian inflasi daerah melalui penguatan ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan stabilisasi harga kebutuhan pokok.
Â
Selain itu, evaluasi dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah difokuskan pada beberapa aspek penting, antara lain: kesiapan lahan, perizinan, dukungan anggaran, serta koordinasi lintas sektor.
Â
“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah guna menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendukung program prioritas nasional,” tegas Masturi.Â
Â
Program 3 Juta Rumah, sebutnya, penting bagi kesejahteraan masyarakat, dan Pemkab Tanah Laut siap menjadi bagian dari percepatan realisasinya.

Â
Apa itu Program 3 Juta Rumah?
Â
– Inisiatif nasional yang digagas Kementerian Dalam Negeri bekerja sama dengan Kementerian PUPR dan pemda.
Â
– Bertujuan membangun 3 juta unit rumah dalam satu periode untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Â
– Fokus pada penyediaan rumah layak huni, legalitas lahan, serta kemudahan akses kepemilikan.
Â
Â
Tujuan Program:
1.Meningkatkan akses rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
2.Mengurangi backlog perumahan nasional.
3.Mendukung pertumbuhan ekonomi melalui sektor konstruksi dan properti.

Â
Peran Pemda:
– Menyediakan lahan atau mempermudah akses lahan untuk pembangunan rumah.
– Memastikan perizinan dan regulasi berjalan lancar.
– Memberikan dukungan anggaran atau insentif sesuai kemampuan daerah.
– Koordinasi lintas sektor untuk kelancaran pelaksanaan proyek.
Â
Manfaat bagi Masyarakat:
– Memiliki rumah yang legal dan layak huni.
– Kepastian hukum atas kepemilikan rumah.
– Mendukung kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.
Â
Â
