
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Rencana belanja Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) pada 2027 diproyeksikan mencapai Rp1,975 triliun, lebih besar dibandingkan pendapatan daerah yang diperkirakan hanya Rp1,600 triliun.
Kondisi tersebut membuat APBD 2027 diproyeksikan mengalami defisit sekitar Rp375 miliar.
Gambaran awal tersebut mengemuka dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tanah Laut dengan agenda penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 di Ruang Sidang DPRD Tala, Senin (13/7/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Tala, H Khairil Anwar. Ia menegaskan pembahasan KUA-PPAS menjadi tahapan awal yang sangat penting dalam penyusunan APBD sekaligus bentuk pelaksanaan fungsi anggaran DPRD.
Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto yang diwakili Sekretaris Daerah Ismail Fahmi membacakan pengantar nota keuangan. Ia menjelaskan, tahun 2027 merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Tanah Laut 2025–2029.
Pemerintah daerah menetapkan tujuh prioritas pembangunan, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi daerah, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, tata kelola pemerintahan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup.
“Kebijakan daerah tahun anggaran 2027 diarahkan pada upaya peningkatan kemandirian fiskal melalui optimalisasi pendapatan, sementara belanja tetap mengedepankan prinsip money follow program dan spending better,” ujar Ismail Fahmi.
Dalam pemaparannya, pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp1.600.881.364.739 yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp269.866.922.739 dan pendapatan transfer Rp1.331.014.442.000.
Sementara itu, belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp1.975.893.216.636,06 sehingga terjadi defisit anggaran sebesar Rp375.011.851.897,06.
Menurut Ismail Fahmi, sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci untuk menghasilkan kebijakan anggaran yang berkualitas, tepat sasaran, transparan, dan akuntabel demi mendukung pembangunan daerah.
Rapat paripurna tersebut juga dihadiri para wakil ketua dan anggota DPRD, staf ahli, asisten, kepala SKPD, serta camat se-Kabupaten Tanah Laut.
Warga Berharap Anggaran Benar-benar Berdampak
Warga Pelaihari, Muhammad Rizki (34), menyambut baik dimulainya pembahasan KUA-PPAS 2027. Menurutnya, anggaran daerah harus benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Semoga anggaran yang disusun nanti lebih banyak diarahkan untuk pembangunan jalan, pertanian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (13/7/2026).
(Inspirasitala.co.id/ins-01)
