
CERIA – Atlet Binaraga Tala ceria berpose Wabup HM Zazuli seusai menyabet predikat juara pada laga pamungkas, Senin (3/11).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Suara sorak itu pecah di Aula Rakat Manuntung, Hutan Jati, Pelaihari. Tepuk tangan bergemuruh saat satu per satu atlet Tanah Laut (Tala) naik ke podium, tubuh mereka berkilau di bawah sorot lampu, otot menegas, dada mengembang, dan senyum tak terbendung.
Hari itu, Tanah Laut kembali membuktikan: tuan rumah bukan hanya bertanding — tapi berkuasa di atas panggung.
Empat medali emas dan satu perunggu jadi bukti nyata kekuatan Binaraga dan Fitness Tanah Laut di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan 2025.
Dominasi itu menegaskan posisi mereka sebagai juara umum, menambah daftar panjang kejayaan atlet Bumi Tuntung Pandang di ajang olahraga terbesar se-Kalsel.
Panggung Emas di Rakat Manuntung
Sorak pertama pecah saat Muhammad Ibrahim dinyatakan juara di kelas Athletic Physique Up to Include 175 cm-100cm +4 kg. Tubuhnya tegap, posenya mantap — penonton bersorak memanggil namanya.
Lalu giliran Akhmad Midkholuddin di kelas 80 kilogram yang menyabet emas kedua. Tak berhenti di situ, Hendry menyusul di nomor Sport Physique Up to 175cm-100 cm minus 2 kilogram, dan Iswahyudi melengkapi dominasi Tala lewat emas keempat di kelas 65 kilogram.
Satu medali perunggu pun ikut menambah kebanggaan lewat Rahmad Nurwakhid di kelas +80 kilogram.
“Begitu nama mereka dipanggil satu per satu, saya merinding,” ucap seorang penonton yang duduk di barisan depan.
“Mereka tampil penuh percaya diri. Ini bukan cuma soal otot, tapi soal tekad.”
Tuan Rumah Tak Sekadar Ramah
Bagi Tanah Laut, kemenangan ini bukan kejutan, tapi hasil dari pembinaan panjang dan latihan keras.
Para atlet ditempa di bawah bimbingan pelatih daerah yang tak hanya melatih fisik, tapi juga membangun mental juang.
Dan hasilnya terasa — tuan rumah benar-benar menguasai gelanggang.
Di klasemen akhir, Kota Banjarmasin harus puas di posisi kedua dengan tiga emas dan satu perunggu, disusul Kabupaten Tapin di peringkat ketiga.
Dari 13 kabupaten/kota yang ikut bertanding, hanya Hulu Sungai Selatan (HSS) yang belum berhasil menggenggam medali.
Sorak Bangga Wakil Bupati
Wakil Bupati Tanah Laut H Muhammad Zazuli — yang akrab disapa H Uli — hadir langsung menyaksikan laga pamungkas.
Saat mengalungkan medali kepada para pemenang, senyum lebar tak pernah lepas dari wajahnya.
“Saya sangat bangga. Ini bukti kerja keras dan disiplin para atlet kita,” ujar H Uli usai upacara penghormatan pemenang.
“Prestasi ini membuktikan semangat pantang menyerah anak-anak Tanah Laut. Semoga terus berlanjut ke level yang lebih tinggi.”
Lebih dari Sekadar Emas
Hingga Selasa (5/11/2025), enam cabang olahraga telah tuntas dihelat — Judo, Panjat Tebing, Panahan, Tinju, Renang, dan Binaraga. Dari enam itu, Tanah Laut unggul di hampir semua, kecuali tinju.
Capaian ini menandai Porprov kali ini bukan sekadar pesta olahraga, tapi panggung pembuktian bahwa pembinaan atlet di Tanah Laut berjalan di jalur yang benar.
Bagi para atlet binaraga, kemenangan ini bukan hanya soal medali.
Ini tentang malam-malam panjang di ruang latihan, tentang nyeri di otot yang tak pernah berhenti, tentang keyakinan bahwa keringat suatu hari akan berbuah emas.
Dan di Aula Rakat Manuntung, keyakinan itu terbukti.
Tanah Laut tak sekadar menjadi tuan rumah Porprov XII. Ia menjadi simbol kekuatan baru olahraga Kalimantan Selatan — tangguh, disiplin, dan penuh kebanggaan.
(inspirasitala.co.id/inspira)

2 thoughts on “Otot, Keringat, dan Kebanggaan: Binaraga Tanah Laut Berjaya di Kandang Sendiri”