TANAH LAUT, inspirasitala.co.id –Menjelang penilaian adipura dan berupaya menciptakan tata kota yang nyaman, bersih, aman dan tertib, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tanah Laut (Tala) gencar melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area terlarang sepanjang jalan Jalan A.Syairani dan KH.Manysur, Kota Pelaihari.

Kasi Pengamanan Satpol PP dan Damkar Tala, Ricky Wahyu Utama mengatakan, kegiatan ini melibatkan puluhan personel Satpol PP dan Damkar Tala beserta unsur terkait lainnya.
Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan untuk memastikan Kota Pelaihari siap menghadapi penilaian Adipura tahun 2024.
Sehingga kedepan, kata Ricky, semua pihak yang terlibat dapat bisa secara bersama-sama bertanggung jawab.
Untuk menciptakan hal tersebut, tuturnya, para pedagang kaki lima memiliki peranan penting, dimana ketika keberadaannya sudah tertata dengan baik dan rapi tentunya Kota Pelaihari akan menjadi Kota yang seperti diharapkan semua pihak.
“Kalau para PKL tertata rapi dan tidak mengganggu lalu lintas jalan. Pejalan kaki akan nyaman serta keindahan, kenyamanan, kebersihan akan tertata dengan baik,” ujar Ricky, Sabtu (20/1/24) di Pelaihari.
Setelah dilakukan sosialisasi kepada para PKL dan pedagang, kemudian mereka diintruksikan untuk melaksanakan penertiban dengan memindahkan dan merapikan lapak atau tempat dagangannya.
“Kita menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap menjaga kebersihan disetiap lingkungan tempat beraktivitasnya dan selalu tertib dalam beraktivitas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
“Mudah-mudahan kedepan dan seterusnya, jangan hanya pada saat ada penilaian Adipura saja. Mari kita sama-sama jaga Kota Pelaihari tetap tertib, nyaman, bersih, asri dan sehat,” pungkasnya. (Ben)
