
BUNDA PAUD Tala Hj Dian Rahmat menyampaikan sambutan saat membuka Sosialisasi 7 KAIH di aula Disdikbud Tala, Kamis (4/6).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Bunda PAUD Kabupaten Tanah Laut (Tala), Hj Dian Rahmat Trianto mengingatkan orangtua dan pendidik agar tidak menyerahkan sepenuhnya proses tumbuh kembang anak kepada teknologi digital.
Menurutnya, karakter anak justru dibentuk dari apa yang mereka lihat dan dengar setiap hari di lingkungan keluarga maupun sekolah.
Pesan tersebut disampaikan Hj Dian saat membuka Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH) dan Wajib Belajar 13 Tahun di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Tala, Kamis (4/6/2026).
“Anak-anak adalah peniru yang ulung. Apa yang mereka lihat dan dengar setiap hari akan membentuk karakter mereka. Karena itu, peran orang tua dan guru sangat penting dalam memberikan contoh yang baik,” ujar Hj Dian.

Ia menegaskan, pendidikan karakter tidak bisa ditunda hingga anak memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi. Pembentukan adab, etika, disiplin, hingga nilai-nilai agama harus dimulai sejak usia dini melalui keteladanan yang konsisten dari orang dewasa di sekitar anak.
Menurut Hj Dian, tantangan pendidikan saat ini tidak hanya berkaitan dengan penguasaan ilmu pengetahuan, tetapi juga bagaimana menyiapkan generasi yang mampu menghadapi perkembangan teknologi tanpa kehilangan nilai-nilai moral.
Karena itu, ia mengajak para pendidik PAUD untuk menyampaikan nilai-nilai dalam program 7 KAIH secara kreatif dan menyenangkan agar mudah dipahami dan diterapkan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, Hj Dian menyoroti pentingnya pendampingan penggunaan gawai dan internet bagi anak.
Ia mengingatkan bahwa teknologi harus menjadi sarana belajar, bukan justru menggantikan peran orang tua dalam mendidik.

“Mari bersama-sama memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita, karena mereka adalah generasi penerus yang akan menentukan masa depan bangsa,” katanya.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti kepala satuan PAUD, pendidik, serta berbagai pemangku kepentingan PAUD se-Kabupaten Tanah Laut.
KKegiatan tersebut bertujuan memperkuat kualitas layanan PAUD sekaligus mendukung implementasi program nasional 7 KAIH dan Wajib Belajar 13 Tahun.
Hj Dian berharap sinergi antara keluarga, sekolah, dan pemerintah terus diperkuat agar mampu melahirkan generasi Tanah Laut yang cerdas, berkarakter, serta berakhlak mulia.
Salah seorang warga Pelaihari, Siti Rahmawati, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap pendidikan anak usia dini.
Menurutnya, sosialisasi semacam ini penting karena banyak orang tua yang masih kesulitan mengatur penggunaan gawai pada anak.
“Kadang anak lebih banyak bersama handphone daripada berinteraksi dengan keluarga. Melalui kegiatan seperti ini, orang tua jadi diingatkan kembali tentang pentingnya pendampingan,” ujarnya, Sabtu (6/6/2026).
Apresiasi serupa disampaikan warga Kecamatan Bati-Bati, Ahmad Fauzi. Ia menilai program penguatan karakter sejak usia dini akan menjadi investasi penting bagi masa depan daerah.
“Harapan kami program ini tidak hanya berupa sosialisasi, tetapi terus berlanjut sampai ke desa-desa sehingga semakin banyak orang tua dan guru yang memahami cara mendidik anak dengan baik,” katanya.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
BACA JUGAÂ
