
RETRET – Bupati Tala H Rahmat Trianto bersama Rektor IPDN Halilul Khairi mewejangi kades se-Tala yang mengikuti retreat di Jatinangor, Jawa Barat, Senin (13/4).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Kepala desa se-Kabupaten Tanah Laut (Tala) mengikuti pelatihan kepemimpinan dan retret di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Senin (13/4/2026), sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan dan pembangunan di desa.
Penguatan Kapasitas Kepemimpinan
Bupati Tala, H Rahmat Trianto, menegaskan pentingnya peran kepala desa dalam mendorong pembangunan dari tingkat paling bawah.
“Melalui kegiatan ini, para kepala desa diharapkan mampu menunjukkan visi, misi, serta kontribusi nyata bagi kemajuan desa,” ujarnya.
Retret ini menjadi sarana pembekalan agar para kepala desa lebih siap menghadapi tantangan, sekaligus mampu mengambil keputusan yang tepat dan berpihak pada masyarakat.

Integritas Jadi Kunci
Rektor IPDN, Dr Halilul Khairi, menekankan bahwa integritas dan profesionalitas harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan kepemimpinan.
“Kepala desa harus fokus, konsisten, dan siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” tegasnya.

Warga Harap Pelayanan Lebih Maksimal
Warga berharap kegiatan ini membawa dampak nyata terhadap pelayanan di desa. Mulyadi (38), warga Kecamatan Pelaihari, menginginkan adanya perubahan dalam pelayanan administrasi.
“Semoga setelah pelatihan ini, pelayanan di desa lebih cepat dan tidak berbelit,” katanya.
Sementara itu, Fitriani (32), warga Tala lainnya, berharap kepala desa semakin aktif turun ke masyarakat.
“Kami ingin kepala desa lebih dekat dengan warga dan cepat merespons kebutuhan di lapangan,” ujarnya.
Retret ini diharapkan mampu melahirkan kepala desa yang tidak hanya cakap secara manajerial, tetapi juga responsif dan berorientasi pada pelayanan publik.

Manfaat Retret Kepala Desa
1. Menguatkan Kepemimpinan Retret memberi ruang bagi kepala desa untuk memperdalam kemampuan leadership—mulai dari pengambilan keputusan, komunikasi publik, hingga membangun visi pembangunan desa yang jelas dan terarah.
2. Meningkatkan Kapasitas Manajerial Kepala desa dibekali pemahaman tentang tata kelola pemerintahan yang baik, pengelolaan anggaran desa, hingga perencanaan program yang efektif dan tepat sasaran.
3. Menumbuhkan Integritas dan Profesionalitas Melalui pembinaan langsung dari lembaga seperti IPDN, peserta didorong untuk menjunjung tinggi integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan pemerintahan desa.
4. Adaptif terhadap Tantangan Retret membantu kepala desa lebih siap menghadapi dinamika di lapangan, mulai dari persoalan sosial, ekonomi, hingga tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi.
5. Memperkuat Jaringan dan Kolaborasi Ajang ini juga menjadi tempat berbagi pengalaman antar kepala desa, sehingga terbentuk jejaring kerja sama dan saling belajar dalam menyelesaikan persoalan desa.
6. Mendorong Inovasi Desa Dari pertukaran ide dan pembelajaran, muncul gagasan baru untuk pengembangan potensi desa, baik di sektor ekonomi, pelayanan, maupun pemberdayaan masyarakat.
7. Peningkatan Kualitas Pelayanan Publik Dampak langsung yang diharapkan adalah pelayanan yang lebih cepat, ramah, transparan, dan tidak berbelit bagi masyarakat desa.
8. Percepatan Pembangunan Desa Dengan kapasitas yang meningkat, kepala desa diharapkan mampu merumuskan dan mengeksekusi program pembangunan secara lebih efektif dan berkelanjutan.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
