
SUASANA Peringatan HDI ke-33 di Tala berlangsung penuh haru dan semarak, Selasa (9/12). Bupati H Rahmat Trianto meneguhkan komitmen pengayoman luas bagi kaum disabilitas.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) ke-33 di Balairung Tuntung Pandang, Selasa (9/12/2025), menjadi panggung komitmen inklusivitas Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto tak sekadar membuka acara, tetapi sekaligus menegaskan arah kebijakan daerah yang semakin berpihak pada pemenuhan hak penyandang disabilitas.
Acara berlangsung hangat dan penuh haru. Penampilan tarian Nusantara oleh siswa SLB Negeri 1 Pelaihari menjadi momen yang menyita perhatian seluruh tamu undangan. Sorak dukungan dan senyum bangga terlihat dari para orang tua dan pendamping.
Namun, suasana semakin hening ketika Bupati Rahmat mengaitkan momentum HDI dengan pengalaman pribadinya memiliki anggota keluarga berkebutuhan khusus.
“Setiap anak adalah titipan Allah yang tidak pernah salah alamat,” ujarnya. Ia menekankan bahwa anak-anak disabilitas justru memiliki hati yang bersih, jauh dari sifat sombong dan dengki.
Bupati H Rahmat menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memperkuat kebijakan inklusif, termasuk layanan pendidikan, kesehatan, serta akses ruang publik.

“Tugas kita adalah memberi ruang agar potensi mereka tumbuh. Potensi ini luar biasa, hanya perlu kita buka jalannya,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa cuaca ekstrem belakangan menjadi pengingat bahwa segala ketetapan adalah milik Allah SWT, termasuk amanah untuk memuliakan sesama manusia.
H Rahmat menyebut HDI—yang ditetapkan melalui resolusi PBB tahun 1992—sebagai pengingat global bahwa penyandang disabilitas memiliki hak, martabat, dan kesempatan yang setara.
Ketua TP PKK Tala Hj Dian Rahmat Trianto turut mengapresiasi peran para orang tua, guru, terapis, hingga relawan pendamping anak-anak disabilitas. Ia menyebut layanan Posyandu dan PKK berjalan selaras dengan upaya pemerintah memperluas inklusi sosial di masyarakat.
Peringatan HDI kali ini tak hanya menjadi seremoni, tetapi juga penegasan arah pembangunan Tala yang semakin menempatkan manusia—tanpa kecuali—sebagai pusat kebijakan.

🎯 Data Demografi sebagai Kerangka
Merujuk publikasi resmi 2024, total penduduk Kabupaten Tanah Laut mencapai sekitar 366.760–369.820 jiwa.
Dari jumlah tersebut, sekitar 66,38 persen berada dalam rentang usia produktif (15–59 tahun).
Data pendidikan menunjukkan bahwa hanya sekitar 4,11–4,16 persen penduduk yang menamatkan pendidikan tinggi.

📚 Pendidikan Khusus dan Pemetaan Disabilitas Lokal
Dokumen 2024 dari pemerintah kabupaten menyebutkan bahwa penduduk usia 4–18 tahun penyandang disabilitas yang tercatat di Tala sebanyak 91 orang.
Untuk meningkatkan layanan dasar, termasuk layanan pendidikan khusus dan administrasi, Pemkab Tala telah mendorong berbagai kebijakan: misalnya pada 2025 dibentuk Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Tanah Laut sebagai salah satu wujud komitmen inklusivitas.
Melalui program Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut (Dinsos Tala), penyandang disabilitas dan lansia menerima bantuan via program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

1 thought on “Bupati H Rahmat Tekankan Layanan Inklusif, Ungkap Pengalaman Menyentuh Hati di Peringatan Hari Disabilitas”