
AUDIT – Suasana Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 Tim Irwasda Polda Kalsel di Polres Tala, Jumat (24/4).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pelaksanaan Audit Kinerja Tahap I Tahun Anggaran 2026 di Polres Tanah Laut (Tala) tak hanya menjadi agenda internal kepolisian, tetapi juga menyita perhatian warga yang berharap kegiatan tersebut berujung pada peningkatan pelayanan nyata di lapangan.
Kegiatan audit yang digelar di Joglo Wicaksana Laghawa Mapolres Tanah Laut, Jumat (24/4/2026), menghadirkan Tim Inspektorat Pengawasan Daerah (Itwasda) Polda Kalimantan Selatan yang dipimpin Kombes Pol Setiyo Hartono.
Audit ini berfokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian, dua elemen yang dinilai krusial dalam menentukan kualitas kinerja kepolisian.
Sejumlah warga menilai audit semacam ini penting, namun hasilnya harus benar-benar dirasakan masyarakat.
“Harapannya jangan hanya pemeriksaan administrasi saja, tapi berdampak ke pelayanan. Misalnya respon polisi lebih cepat dan penanganan kasus lebih jelas,” ujar Rahman, warga Pelaihari, ketika diminta tanggapannya.
Hal senada disampaikan Siti, warga lainnya, yang berharap audit mampu mendorong transparansi dan profesionalisme aparat. “Kalau memang ada evaluasi, semoga diperbaiki. Jadi masyarakat lebih percaya,” katanya.
Wakapolres Tanah Laut Kompol Thomas Afrian menegaskan pihaknya siap terbuka dalam proses audit sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap kinerja institusi.
Menurutnya, audit menjadi momentum penting untuk memperbaiki sistem kerja, khususnya dalam perencanaan program dan pengorganisasian personel.
“Kami siap memberikan data dan informasi secara terbuka dan profesional. Ini bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Tim Audit Kombes Pol Setiyo Hartono menegaskan bahwa audit bukan sekadar mencari kekurangan, melainkan bentuk pembinaan agar kinerja satuan semakin efektif dan efisien.
Ia juga menekankan pentingnya keterbukaan seluruh personel selama proses audit berlangsung.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan dokumen, wawancara, hingga pendalaman data terhadap berbagai fungsi operasional dan pembinaan.
Hasil audit nantinya akan menjadi bahan rekomendasi untuk perbaikan tata kelola organisasi.
Di sisi lain, warga berharap rekomendasi tersebut tidak berhenti di atas kertas.
Mereka menunggu perubahan nyata, mulai dari pelayanan yang lebih cepat, penanganan laporan yang transparan, hingga kehadiran polisi yang lebih responsif di tengah masyarakat.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
