
SEDOT – Inilah alat mesin penyedotan yang dioperasionalkan di Handil Maluka untuk mempercepat penurunan genangan banjir di Kurau dan Bumi Makmur
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Upaya penanganan banjir yang masih menggenangi sejumlah wilayah di Kabupaten Tanah Laut terus digenjot melalui kolaborasi lintas instansi.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menggandeng Balai Wilayah Sungai (BWS) Kementerian PUPR untuk membantu mempercepat penurunan debit air di kawasan terdampak, khususnya Kecamatan Kurau, Bumi Makmur, hingga Bati-Bati.
Bentuk kolaborasi tersebut diwujudkan melalui peminjaman satu unit alat penyedot air berkapasitas besar yang kini dioperasikan di Desa Handil Maluka, Kecamatan Bumi Makmur.
Alat ini difungsikan untuk mengalirkan genangan air langsung menuju muara laut agar genangan lebih cepat surut.
Bantuan alat tersebut diperoleh Pemkab Tanah Laut melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setelah mengajukan permohonan resmi kepada BWS Kementerian PUPR Wilayah III Banjarmasin.
Meski jumlahnya terbatas, keberadaan alat penyedot air jenis water tank ini dinilai cukup signifikan dalam mendukung penanganan darurat banjir.
Keterbatasan jumlah unit tak terlepas dari kondisi serupa yang juga dialami daerah lain. Saat ini, sejumlah alat penyedot air milik BWS masih diperbantukan ke kabupaten dan kota lain yang turut terdampak banjir di Kalimantan Selatan.
Untuk mendukung operasional alat tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menanggung seluruh kebutuhan pendukung, mulai dari bahan bakar hingga tenaga operator.
Pembiayaan ini bersumber dari anggaran daerah yang dikelola Dinas PUPR, khususnya melalui bidang Cipta Karya dan Sumber Daya Air On Call.
Camat Bumi Makmur, Imam EW, saat dikonfirmasi Sabtu (10/1/2026), mengungkapkan bahwa proses penyedotan air telah berjalan sejak Kamis lalu dan masih terus dilakukan hingga saat ini.
“Penyedotan dilakukan di Desa Handil Maluka dan masih berlangsung,” ujarnya singkat.
Langkah ini menjadi bagian dari penanganan darurat yang dilakukan pemerintah daerah sambil menyiapkan skema penanganan jangka menengah dan panjang, agar kejadian banjir tidak terus berulang di wilayah Kurau dan Bumi Makmur pada musim hujan mendatang.
(inspirasitala.co.id/inspira)
