
BANTUAN – Sekda Tala Ismail Fahmi (hem krem) menyerahkan bantuan kepada Bahtiar, Sabtu (10/1) siang.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) bergerak cepat memberikan bantuan kepada warga yang terdampak angin kencang di Desa Handil Babirik, Kecamatan Bumimakmur.
Tak menunggu lama, bantuan sembako langsung diserahkan kepada korban pada Sabtu (10/1/2026) siang, hanya beberapa jam setelah peristiwa terjadi.
Sekretaris Daerah (Sekda) Tala Ismail Fahmi turun langsung ke lokasi rumah Bahtiar, warga RT 01 Dusun 1 yang dapurnya hancur diterjang angin kencang pada Sabtu dinihari sekitar pukul 00.30 Wita.
Penyerahan bantuan itu turut didampingi Kepala Pelaksana BPBD Tala Aspi Setia Rahman, Camat Bumi Makmur Imam EW, Kades Handil Babirik Amir Mahmud, serta Ketua RT setempat.
Kepada korban, Ismail Fahmi menyampaikan bahwa bantuan sembako merupakan langkah awal yang dapat segera diberikan Pemkab Tala sebagai bentuk kepedulian dan respons cepat terhadap musibah yang dialami warga.
“Untuk tahap awal kami serahkan bantuan sembako terlebih dahulu. Sementara untuk bantuan perbaikan rumah akan menyusul karena masih perlu melalui proses administrasi,” ujar Fahmi di hadapan korban.
Respons cepat pemerintah daerah itu membuat Bahtiar terharu. Kepala keluarga muda tersebut mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan Pemkab Tala.
“Saya benar-benar senang dan terima kasih atas perhatian pemerintah. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucap Bahtiar.
Ia menuturkan, beberapa jam setelah dinding belakang dapurnya hancur diterjang angin, dirinya langsung berinisiatif membeli papan kayu untuk menutup bagian rumah yang menganga. Kekhawatiran hujan kembali turun membuatnya tak ingin menunggu lama.

“Pagi-pagi saya langsung cari papan kayu meski ngutang dulu untuk nutup dinding dapur yang jebol. Yang penting cepat tertutup dulu karena takut hujan datang lagi. Kalau hujan, air bisa langsung masuk ke rumah,” tuturnya.
Bahtiar memilih papan kayu yang lebih kuat karena dinding sebelumnya hanya berupa papan partisi. Saat angin kencang menerjang, seluruh bagian dinding belakang dapur terlepas dan menimpa perabot rumah tangga.
“Saat itu saya tidur di kamar bersama istri. Tiba-tiba kaget dengar suara ‘braak’ keras dari dapur. Ternyata dinding belakang diterjang angin, hancur semua dan menimpa dua lemari dapur sampai kacanya pecah,” ungkapnya.
Di rumah tersebut, Bahtiar hanya tinggal berdua bersama sang istri dan belum memiliki anak.
Pemkab Tala kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, mengingat potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang masih berpeluang terjadi, terutama pada malam hingga dini hari.
(inspirasitala.co.id/inspira)
