
KIR – Asisten Ekobang Setda Tala Masturi mewakili Bupati membuka sosialisasi uji berkala (kir) kendaraan bermotor, Kamis (30/4), di Aula Sarantang Saruntung.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Upaya menekan kecelakaan lalu lintas dari sisi teknis kendaraan mulai diperkuat. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) menggelar sosialisasi uji berkala kendaraan bermotor, Kamis (30/4/2026), di Aula Sarantang Saruntung.
Kegiatan ini menjadi langkah konkret untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan benar-benar laik, sekaligus mendorong kepatuhan pemilik kendaraan terhadap regulasi yang berlaku.
Edukasi Teknis hingga Digitalisasi Layanan
Kepala UPT Pengujian Kendaraan Bermotor, Eko Selamat Raharjo, menjelaskan sosialisasi diikuti sekitar 60 peserta dari unsur SKPD, kecamatan, hingga pengelola kendaraan dinas.
Materi yang disampaikan meliputi prosedur pengujian berkala, pentingnya kelaikan jalan, hingga penerapan sistem digital dalam layanan uji kendaraan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa uji berkala bukan sekadar formalitas, tetapi kebutuhan untuk keselamatan,” ujarnya.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Dinas Perhubungan, Satlantas Polres Tanah Laut, serta Ikatan Penguji Kendaraan Bermotor Indonesia (IPKBI).
Bukan Sekadar Administrasi
Bupati Tanah Laut melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Masturi, menegaskan bahwa uji berkala kendaraan merupakan langkah strategis dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas.
Menurutnya, masih tingginya kasus kecelakaan menjadi sinyal bahwa pengawasan aspek teknis kendaraan perlu diperkuat.
“Uji berkala memastikan kendaraan memenuhi standar teknis dan benar-benar layak jalan,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya keteladanan dari instansi pemerintah agar menjadi contoh bagi masyarakat.
“Minimal pemerintah harus lebih dulu tertib sebelum mengajak masyarakat,” tambahnya.
Selain aspek keselamatan, pengujian kendaraan juga berperan dalam pengendalian emisi gas buang.
Layanan Gratis, Partisipasi Didorong
Masturi turut mengungkapkan bahwa layanan uji kendaraan di Tanah Laut telah digratiskan sejak 2024.
Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat.
Karena itu, sosialisasi akan terus diperluas, termasuk melalui media sosial, agar informasi menjangkau lebih banyak pengguna kendaraan.
Harapan Warga: Jangan Berhenti di Sosialisasi
Sejumlah warga berharap kegiatan ini tidak berhenti pada tataran seremonial, tetapi benar-benar diimplementasikan di lapangan.
Budi Hartono, warga Pelaihari, menilai sosialisasi ini penting, namun pengawasan di lapangan harus lebih tegas.
“Kalau hanya sosialisasi tanpa pengawasan, biasanya cepat dilupakan. Harapannya ada tindak lanjut nyata di lapangan,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).
Hal senada disampaikan Solikin, warga Kecamatan Bati-Bati. Ia berharap pemerintah konsisten melakukan pengecekan kendaraan, terutama angkutan umum dan kendaraan operasional.
“Semoga setelah ini benar-benar ada perubahan. Kendaraan yang tidak layak jangan sampai masih beroperasi,” katanya.
Menuju Lalu Lintas Lebih Aman
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tala berharap tercipta budaya tertib berlalu lintas, meningkatnya keselamatan pengguna jalan, serta berkurangnya risiko kecelakaan akibat faktor teknis kendaraan.
Sosialisasi ini pun menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan bukan hanya soal perilaku pengemudi, tetapi juga kondisi kendaraan yang digunakan.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
