
NGOBATI – Suasana kedekatan Bupati Tala H Rahmat Trianto dengan warga Desa Salaman dan Riam Adungan pada kegiatan Ngobati, Rabu (29/10).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Suara tepuk tangan bergemuruh di halaman Kantor Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), Rabu siang itu, dua hari yang lalu.
Ratusan warga yang hadir dalam kegiatan Ngobrol Bareng Bupati (Ngobati) tersenyum lega setelah mendengar kabar yang telah lama mereka nantikan yaitu jalan menuju Desa Riam Adungan dan Salaman akan diaspal pada tahun 2026.
“Sekarang jalannya sudah mulai dikeraskan. Tahun depan, Insya Allah kita lanjutkan pengaspalan lewat APBD Kabupaten Tanah Laut,” ujar Bupati Tala H Rahmat Trianto, disambut sorak gembira warga.
Bagi warga dua desa yang selama ini harus melintasi jalan berbatu dan berlumpur (musim penghujan), kabar tersebut terasa seperti hadiah besar.
Jalan yang selama ini menjadi penghubung utama menuju pusat kecamatan akan segera berubah wajah menjadi jalan yang lebih layak dan nyaman dilalui.
Sebagai informasi, Jumat (31/10/2025), dua desa ini merupakan perkampungan paling hulu di Tala. Jaraknya dari jalan raya Trans Kalimantan saja mencapai 17-an kilometer (Salaman) dan 27-an kilometer (Riam Adungan).
“Kalau jalan sudah bagus, anak-anak sekolah lebih mudah pergi, hasil panen juga bisa cepat dijual,” ucap salah seorang perempuan setengah baya, warga Desa Salaman, dengan mata berbinar.
Bupati Rahmat menegaskan, pemerataan pembangunan infrastruktur hingga pelosok menjadi komitmen utama pemerintah daerah. “Kami ingin warga di Riam Adungan dan Salaman merasakan manfaat pembangunan seperti di wilayah lainnya. Tidak boleh ada yang tertinggal,” katanya.
Namun bukan hanya jalan yang mendapat perhatian. Bupati juga membawa kabar baik tentang akses telekomunikasi. Dalam waktu dekat, dua unit booster pemancar sinyal akan dibangun di kedua desa itu. Harapannya, masyarakat tak lagi kesulitan berkomunikasi atau mengakses informasi.
“Sekarang jaringan komunikasi itu kebutuhan penting. Untuk belajar, berdagang, bahkan urusan pelayanan publik semuanya pakai internet. Jadi, pemerataan pembangunan bukan cuma soal jalan, tapi juga soal konektivitas informasi,” tegas Rahmat.

Selain berdialog, bupati juga menyerahkan berbagai bantuan sosial dan ekonomi bagi warga Kecamatan Kintap mulai dari kursi roda bagi penyandang disabilitas, paket sembako, bantuan hewan ternak, bibit pertanian, hingga santunan kematian bagi keluarga yang berduka.
Program Ngobati sendiri menjadi ruang hangat antara pemerintah dan masyarakat. Di bawah terik matahari sore, warga tak segan menyampaikan keluhan, ide, dan harapan langsung kepada pemimpinnya.
“Kalau seperti ini terus, pemerintah terasa dekat sekali,” kata warga setempat lainnya yang hadir pada acara tersebut. “Kami senang bisa didengar,” tandasnya.
Melalui tatap muka sederhana itu, harapan baru tumbuh di pelosok Kintap. Warga percaya, jalan yang dulu berlumpur akan segera berubah menjadi jalan mulus, dan sinyal yang lemah akan digantikan koneksi kuat—tanda nyata pembangunan yang benar-benar menyentuh kehidupan mereka.
(inspirasitala.co.id/inspira)

1 thought on “Harapan Baru dari Kintap, Jalan Mulus dan Sinyal Kuat Menanti Warga Riam Adungan dan Salaman”