
DIREKTUR Politala Dr Ir Meldayanoor SHut MS bersama Wabup HM Zazuli menjelaskan kepada pers pada wawancara doorstop terkait MTQ Nasional Politeknik 2026 di kampus Politala, Senin (13/4).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Jarang terjadi, satu kampus menghadirkan tiga energi sekaligus dalam satu waktu.
Namun itulah yang tampak di Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala), Senin (13/4/2026), saat MTQ Politeknik Nasional, Festival Habsyi, dan Expo Politala digelar bersamaan.
Direktur Politala, Dr Ir Meldayanoor SHut MS, menyebut momentum ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan gambaran nyata arah pendidikan vokasi yang ingin dibangun—tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan berdampak.
MTQ: Dari Lomba ke Pembentukan Karakter
Dalam sambutannya di hadapan tamu undangan penting, Meldayanoor mengatakan MTQ Politeknik Nasional menjadi inti kegiatan yang membawa misi lebih dalam dari sekadar kompetisi.
Proses panjang seleksi yang dimulai sejak Januari hingga tahap final menunjukkan keseriusan dalam membina generasi Qur’ani.
“Ini bukan sekadar lomba, tetapi proses membentuk karakter mahasiswa agar dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia juga menyoroti penggunaan teknologi dalam seleksi daring yang justru memperluas jangkauan syiar tanpa mengurangi esensi kegiatan.
Festival Habsyi: Jaga Tradisi, Rawat Spirit
Di sisi lain, Festival Habsyi menjadi ruang ekspresi seni Islami bagi pelajar. Lantunan syair dan shalawat yang dibawakan peserta tidak hanya menjadi hiburan.
Lebih dari itu juga menjadi sarana memperkuat kecintaan terhadap Rasulullah serta menjaga budaya Islami yang hidup di tengah masyarakat.

AKRAB – Direktur Politala Dr Ir Meldayanoor SHut MS (kedua kanan) berbincang akrab dengan para pendiri Politala, Senin (13/4).
Expo: Kampus Bertemu UMKM
Sementara Expo Politala menghadirkan wajah lain dari kampus vokasi. Produk mahasiswa dipamerkan berdampingan dengan UMKM lokal, menciptakan ruang kolaborasi nyata antara dunia pendidikan dan ekonomi kerakyatan.
“Di sini kita melihat inovasi bertemu dengan kebutuhan pasar. Ini yang ingin terus kita dorong,” kata Meldayanoor.
Bukan Sekadar Event, Tapi Arah Pendidikan
Menurutnya, ketiga kegiatan ini memiliki satu benang merah: membangun manusia yang utuh—kuat secara spiritual, kreatif dalam budaya, dan mandiri secara ekonomi.
Dengan konsep tersebut, Politala ingin menegaskan perannya bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai pusat pembentukan generasi yang siap memberi dampak bagi masyarakat.
Ajang MTQ Nasional Politeknik 2026 ini merupakan event ketiga. Pertama di Payakumbuh, kedua di Batam, dan ketiga di Tala.
Secara resmi Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli membuka event religius itu. Hadir petinggi Forkopimda, para pendiri Politala yaitu H Adriansyah (Aad) yang juga mantan bupati Tala dua periode, H Sihabuddin Chalid, H Atmari, H Noor Ifansyah.
Selain itu juga hadir para sponsor. Mereka juga mendapat apresiasi (penghargaan) dari Politala.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
