
ARAHAN – Asisten Ekobang H Akhmad Hairin mewakili Bupati menyampaikan arahan saat membuka musrenbang Kecamatan Jorong, Kintap, dan Batu Ampar di Aula Kantor Kecamatan Jorong, Kamis (5/2).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), terus bergulir sebagai bagian dari tahapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.
Setelah sebelumnya digelar di sejumlah wilayah seperti Kecamatan Takisung–Panyipatan serta Tambang Ulang–Bati-Bati, berikutnya giliran Musrenbang Kecamatan Jorong, Kintap, dan Batu Ampar.
Sejauh ini berdasar data media ini, Minggu (8/2/2026), pelaksanaan musrenbang berjalan lancar. Di tiap tempat, mengalir cukup banyak usulan masyarakat.
Musrenbang di Kecamatan Jorong, Kintap, dan Batu Ampar baru saja selesai dilaksanakan pada Kamis kemarin bertempat di Aula Kecamatan Jorong.
Musrenbang tiga kecamatan tersebut mengusung tema “Penguatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Berdaya Saing serta Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi melalui Sektor Unggulan”, dengan penekanan pada pengembangan potensi lokal sebagai penggerak utama pembangunan wilayah.
Kegiatan itu dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tanah Laut, jajaran kepala SKPD, camat Jorong, Kintap, dan Batu Ampar, unsur Forkopimcam, kepala desa, BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan dari tiga kecamatan.
Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Tala H Akhmad Hairin, menegaskan bahwa Musrenbang kecamatan merupakan tahapan strategis dan wajib dalam perencanaan pembangunan daerah karena menjadi ruang bertemunya aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya penentuan skala prioritas di tengah keterbatasan anggaran, sumber daya manusia, dan waktu yang dimiliki pemerintah daerah.
“Tidak semua usulan bisa diakomodasi. Karena itu, Musrenbang menjadi forum penting untuk memilih program yang paling dibutuhkan dan berdampak langsung bagi masyarakat,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga menempatkan penguatan sumber daya manusia sebagai salah satu fokus utama pembangunan.
Di antaranya melalui kebijakan satu desa satu lulusan pendidikan tinggi yang disesuaikan dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah.
Selain SDM, pertumbuhan ekonomi daerah turut menjadi perhatian, khususnya di wilayah Jorong, Kintap, dan Batu Ampar yang memiliki potensi di sektor pertambangan, perkebunan, serta usaha ekonomi masyarakat.
Pemerintah mendorong agar setiap kegiatan pembangunan dan penyelenggaraan event daerah dapat dikaitkan dengan pemberdayaan UMKM dan ekonomi kerakyatan.
Melalui rangkaian Musrenbang kecamatan yang terus bergulir ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Laut berharap perencanaan pembangunan tahun 2027 dapat tersusun lebih partisipatif, tepat sasaran, dan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis potensi lokal.
(inspirasitala.co.id/inspira)
