
RANGKAIAN tahapan FGDP PT LCM. Sebanyak 20 fresh graduate di wilayah Kintap akan dididik skill-nya dan diserap menjadi karyawan.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – PT Laz Coal Mandiri (LCM) kembali menegaskan komitmennya terhadap pengembangan sumber daya manusia lokal melalui pelaksanaan Fresh Graduate Development Program (FGDP) periode Januari 2026.
Program ini merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang berfokus pada wilayah ring 1, khususnya Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan.
FGDP perdana ini menyasar lulusan SMAN 2 Kintap dan SMKN 1 Kintap angkatan 2024 dan 2025, dengan tujuan menyiapkan tenaga kerja muda yang siap terjun ke dunia industri pertambangan.
HRGA PT LCM, Eri Kurniawan, mengatakan program tersebut membuka ruang kerja sekaligus jalur pembinaan bagi lulusan sekolah menengah di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Melalui FGDP ini, kami ingin memberi kesempatan kepada putra-putri daerah Kintap untuk bekerja dan berkembang bersama PT LCM,” ujar Eri, Selasa (27/1/2026).
Rangkaian FGDP diawali dengan tahapan sosialisasi, psikotes, tes teori, hingga wawancara. Untuk SMAN 2 Kintap misalnya, kegiatan wawancara dilaksanakan pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan jumlah peserta sebanyak 35 alumni.
Dari jumlah tersebut, PT LCM menyiapkan kebutuhan 10 peserta, masing-masing 5 orang untuk formasi FGDP Basic Operator dan 5 orang untuk FGDP Basic Mekanik.
Sementara itu, dari SMKN 1 Kintap, jumlah peserta mencapai 42 alumni. Mereka mengikuti tahapan sosialisasi program, psikotes, tes teori, serta wawancara. Kebutuhan formasi juga sama, yakni 5 peserta Basic Operator dan 5 peserta Basic Mekanik.
Eri menjelaskan, total peserta yang akan diserap melalui FGDP periode ini berjumlah 20 orang, terdiri dari 10 lulusan SMAN 2 Kintap dan 10 lulusan SMKN 1 Kintap.
Peserta yang lolos seleksi nantinya akan mengikuti pelatihan teknis dan pembinaan mental serta fisik, meliputi pembentukan disiplin, kebugaran, serta pembelajaran materi pokok di kelas.
Setelah itu, mereka akan menjalani On the Job Training (OJT) selama 6 bulan untuk operator dan hingga 1 tahun untuk mekanik alat berat.

“Setelah menyelesaikan OJT, peserta akan kami kontrak untuk bekerja di PT LCM,” jelas Eri.
Selain itu, PT LCM juga memberikan ruang bagi perempuan dengan menyediakan kuota khusus sebanyak lima orang untuk formasi operator alat berat.
FGDP PT LCM melibatkan sejumlah person in charge (PIC) lintas divisi, di antaranya Alif Mustofa, Taufik Bayu S, Supriyanto, A Rahman R, Harianto dari tim TOD, serta Eri Kurniawan, Raiky, dan Rahman dari HRGA.
Sebagai informasi, PT Laz Coal Mandiri merupakan perusahaan pertambangan batu bara yang telah lama beroperasi di Kecamatan Kintap dan berada di bawah pimpinan H Agus Prasetya H, tokoh yang dikenal berpengaruh di Kabupaten Tanah Laut.
(inspirasitala.co.id/inspira)
