
PARADE DEFILE – Kontingen tuan rumah Kabupaten Tala melangkah harmoni mengusung semangat petarung pada parade defile pada Pembukaan Porprov XII Kalsel di Stadion Pertasi Kencana, Pelaihari, Sabtu (1/11) sore.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Hujan deras yang mengguyur Pelaihari, Sabtu (1/11/2025) siang, sempat membuat ragu ribuan pasang mata yang sudah memadati Stadion Pertasi Kencana.
Langit gelap, sebagian kursi tribun basah dan para panitia pun sibuk menutupi peralatan agar terhindar dari paparan hujan. Namun sore itu, seolah alam ikut memberi restu.
Mendung perlahan menyingkir, menyisakan langit cerah dan sinar matahari yang hangat menyambut pembukaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Selatan.
Pukul 15.45 Wita, iringan musik megah mengalun. Dari tengah lapangan, ratusan penari tampil dalam tari kolosal bertema Nusantara, menampilkan ragam budaya Indonesia dari reog Ponorogo, hanoman, tari Bali, hingga Sinoman Hadrah.
Gerak mereka memikat, kostum berwarna-warni menari di bawah cahaya sore yang perlahan menembus awan. Semua mata terpana, terkesima.
Sorak sorai penonton menggema. Warga Pelaihari yang memadati tribun tampak larut dalam suasana haru dan bangga. “Luar biasa, hujan saja tak bisa menghentikan semangat mereka,” ujar Lisnawati, seorang penonton sambil merekam momen itu dengan ponselnya.
Usai tarian pembuka, suasana semakin khidmat saat api obor Porprov tiba di stadion. Obor diserahkan bergantian, dari pembawa api kepada Bupati Tanah Laut H Rahmat Trianto, lalu ke Gubernur Kalsel H Muhidin, sebelum akhirnya digunakan untuk menyalakan dua sumbu raksasa di stadion baru yang ada di seberang lapangan bola setempat.

Sesaat kemudian, pesta kembang api meledak di langit, menebar cahaya warna-warni di atas ribuan kontingen dari 13 kabupaten/kota yang berdiri tegak di tengah lapangan.
“Kami berusaha memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah,” ujar Bupati Rahmat Trianto dalam sambutannya.
Ia mengakui masih ada kekurangan dalam pelaksanaan, namun menegaskan semangat kebersamaan dan sportivitas menjadi nilai utama Porprov kali ini.
Sore itu, Stadion Pertasi Kencana bukan hanya menjadi saksi dimulainya pesta olahraga terbesar di Kalimantan Selatan. Lebih dari itu menjadi tempat di mana semangat manusia, budaya, dan alam berpadu dalam satu irama, dari derasnya hujan hingga terangnya cahaya sore di Pelaihari.
(inspirasitala.co.id/inspira)

1 thought on “Hujan dan Cahaya di Langit Pelaihari: Tari Kolosal Nusantara Warnai Pembukaan Porprov XII Kalsel”