𝗧𝗮𝗻𝗮𝗵 𝗟𝗮𝘂𝘁, 𝗶𝗻𝘀𝗽𝗶𝗿𝗮𝘀𝗶𝘁𝗮𝗹𝗮.𝗰𝗼.𝗶𝗱 -Purnabakti bagi seorang Aparatur Sipil Negara di sebuah instansi merupakan hal yang pasti akan terjadi. Begitu juga di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Pelaihari, Kepala Rutan beserta jajaran menggelar acara Pelepasan Purna Tugas Pegawai Rutan Kelas IIB Pelaihari di Aula Rutan, Selasa (31/01).
Kegiatan dimulai pukul 10.00 wita dihadiri oleh jajaran pejabat struktural dan seluruh petugas.
Adapun pegawai yang akan purna tugas terhitung per tanggal 1 Februari 2023 ialah M. Toha yang selama ini menjabat sebagai Staf Kesatuan Pengamanan Rutan dan Rusmiati, Staf Subsi Pelayanan Tahanan.
Kepala Rutan Pelaihari, Fani Andika dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada 2 pegawai yang telah berhasil memasuki masa pensiun dalam keadaan sehat. Apresiasi setinggi-tingginya juga ia sampaikan atas pengabdian, dedikasi, dan loyalitas selama menjadi petugas pemasyarakatan di Rutan Kelas IIB Pelaihari. Sosok Bapak Toha dan Ibu Rusmiati tentunya akan menjadi teladan dan kenangan manis bagi jajaran Rutan Pelaihari.
“Selamat menjalani masa pensiun, selamat menikmati waktu berbahagia bersama keluarga di rumah, semoga pengabdian bapak dan Ibu selama ini menjadi amal ibadah di sisi Allah SWT”, ucap Karutan.
Atas nama jajaran Rutan Pelaihari, Karutan juga menghaturkan permohonan maaf kepada 2 pegawai yang akan pensiun jika ada terdapat kesalahan yang kurang berkenan di hati mereka selama menjalani tugas.
“Saya harap silaturahmi kita tidak berhenti sebatas di lingkungkan kerja, tetapi tetap berlanjut sampai di luar lingkungan kerja”, pungkas Fani Andika.
M. Toha dan Rusmiati dalam sambutannya mereka juga menyampaikan terimakasihnya kepada Kepala Rutan selaku pimpinan, jajaran pejabat struktural selaku atasan, dan seluruh petugas sebagai rekan kerja atas kerjasama, bimbingan, arahan, dan nasihat yang diterima selama melaksanakan tugas. Tak lupa mereka juga mengungkapkan permohonan maaf atas segala kesalahan selama mereka menjalani tugas.
“Selama 30 tahun lebih kami menjankan tugas, tentunya banyak kenangan yang tak terlupakan dan membuat haru jika diingat. Tentunya selama kami bekerja pasti banyak perkataan dan tingkat laku dari kami yang kurang berkenan di hati seluruh petugas. Untuk itu izinkan kami pamit dan mengucapkan salam perpisahan dan permohonan maaf sebesar-besarnya. Insya Allah silaturahmi kita semua akan terus berjalan baik”, ungkapnya.
Acara pelepasan berlangsung lancar dan haru. Kegiatan ditutup dengan doa, dilanjutkan penyerahan cindremata sebagai kenang-kenangan dari jajaran Rutan Pelaihari serta foto bersama. (Rill)
