
WABUP Tala HM Zazuli menghadiri kegitan Penilaian Verifikasi Lapangan TPK2D di Desa Damar Lima, Selasa (19/5).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) terus memperkuat pembangunan berbasis keluarga sebagai fondasi menghadapi persoalan sosial di daerah.
Komitmen itu ditegaskan saat Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli (H Uli) menghadiri Penilaian dan Verifikasi Lapangan Tim Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (TPK2D) Tahun 2026 di Desa Damar Lima, Kecamatan Batu Ampar, Selasa (19/5/2026).
Desa Damar Lima dipilih sebagai lokus penilaian karena dinilai mampu menunjukkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjalankan program peningkatan kualitas keluarga melalui sinergi kader PKK, Posyandu, pemerintah desa hingga tenaga kesehatan.
H Uli menegaskan pembangunan keluarga menjadi salah satu fokus penting pemerintah daerah karena berhubungan langsung dengan upaya penurunan stunting, penguatan ekonomi keluarga hingga perlindungan perempuan dan anak.
“Peran kader PKK dan Posyandu sangat luar biasa dalam mendampingi masyarakat dari tingkat paling bawah. Kadang pekerjaan itu tidak terlihat, tetapi dampaknya sangat besar bagi kemajuan daerah,” ujar H Uli.
Ia mengatakan penilaian TPK2D bukan sekadar agenda seremonial atau perlombaan, melainkan bagian dari evaluasi sekaligus pembinaan agar program pembangunan keluarga terus berkembang secara berkelanjutan di seluruh desa.
Peran Kader Jadi Ujung Tombak
Kegiatan tersebut dihadiri Tim Penilai Dinas P3AKB Kalimantan Selatan, Ketua GOW Tala H Wiwo Zazuli, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tala, kepala SKPD, Camat Batu Ampar Hendrp Cahyoko, bersama Forkopimcam, Kepala Desa Damar Lima, kader PKK, kader Posyandu dan tokoh masyarakat.
Kepala Dinas P3AP2KB Tala, Maria Ulfah selaku ketua pelaksana menjelaskan verifikasi lapangan dilakukan untuk mengukur capaian indikator pembangunan keluarga di tingkat desa.
Menurutnya, Damar Lima dianggap berhasil menghadirkan berbagai inovasi pemberdayaan masyarakat yang berjalan konsisten dan melibatkan partisipasi warga secara aktif.
“Komitmen masyarakat di desa ini menjadi salah satu poin penting dalam penilaian. Program yang berjalan tidak hanya administratif, tetapi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.
TPK2D Didorong Tekan Masalah Sosial
Program TPK2D menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam mendorong kualitas keluarga melalui indikator pendidikan keluarga, kesehatan, ketahanan ekonomi hingga perlindungan anak dan perempuan.
Di Tanah Laut, penguatan program keluarga juga berkaitan dengan upaya pemerintah daerah menekan angka stunting dan pernikahan usia dini.
Berdasarkan data Pemerintah Kabupaten Tanah Laut beberapa tahun terakhir, kader PKK dan Posyandu menjadi ujung tombak pendampingan keluarga di tingkat desa melalui edukasi kesehatan, pemantauan tumbuh kembang anak hingga pembinaan keluarga rentan.
Pemkab Tala juga terus mendorong kolaborasi lintas sektor melalui Dinas P3AP2KB, Dinas Kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa agar pembangunan keluarga tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.
Kegiatan kemudian ditutup dengan pembukaan resmi penilaian dan verifikasi lapangan TPK2D Kabupaten Tanah Laut Tahun 2026 di Desa Damar Lima.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
