
WABUP HM Zazuli menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Guntung Besar, Senin (7/9).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pembangunan daerah tidak cukup hanya mengandalkan program pemerintah.
Kekuatan masyarakat untuk menjaga kerukunan, keamanan dan kebersamaan menjadi bagian penting agar pembangunan Kabupaten Tanah Laut berjalan dan manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Desa Guntung Besar, Senin (7/9/2026).
Di tengah suasana keagamaan, HM Zazuli mengajak masyarakat menjadikan teladan Rasulullah SAW sebagai pijakan dalam membangun hubungan sosial.
Menurutnya, kehidupan bermasyarakat akan semakin kuat apabila dilandasi kejujuran, amanah, kepedulian dan semangat saling membantu.
Ia mengapresiasi masyarakat Desa Guntung Besar yang secara bersama-sama menyelenggarakan peringatan Maulid. Gotong royong tersebut dinilai menjadi gambaran bahwa kebersamaan masih menjadi kekuatan penting di tengah masyarakat.
“Peringatan Maulid jangan hanya menjadi kegiatan seremonial. Mari kita mengambil keteladanan Rasulullah SAW untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
HM Zazuli mengatakan, kepedulian terhadap sesama dapat dimulai dari lingkungan paling dekat.
Saling membantu ketika ada warga yang membutuhkan, menjaga kerukunan dan tidak mudah terpecah menjadi bentuk nyata kontribusi masyarakat bagi daerah.
Karena itu, ia berharap masyarakat terus mengambil peran dalam pembangunan Tanah Laut.
Pemerintah dan masyarakat, menurutnya, memiliki peran yang saling melengkapi dalam mewujudkan daerah yang aman, harmonis dan sejahtera.
Dukungan masyarakat juga diharapkan tidak hanya dalam bentuk partisipasi langsung, tetapi turut diwujudkan melalui doa serta kepedulian bersama dalam menjaga kondisi lingkungan.
“Semoga Allah SWT memberikan keberkahan dan kemudahan bagi Kabupaten Tanah Laut, menjauhkan masyarakat dari segala marabahaya, serta mewujudkan kehidupan yang semakin sejahtera, aman dan harmonis,” harapnya.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut diisi tausiah oleh Tuan Guru H. Usfia Rusdi atau Guru Fia, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Muhibbin Bajuin.
Dari Guntung Besar, pesan yang dibawa bukan hanya tentang mengenang kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga bagaimana nilai keteladanan beliau terus hidup dalam hubungan antarsesama dan menjadi energi bagi masyarakat untuk membangun daerah secara bersama-sama.
(Inspirasitala.co.id/ins-01)
