Tanah Laut, 𝙞𝙣𝙨𝙥𝙞𝙧𝙖𝙨𝙞𝙩𝙖𝙡𝙖.𝙘𝙤.𝙞𝙙.- Bupati Tanah Laut (Tala) HM Sukamta menegaskan bahwa dirinya berkomitmen untuk tetap menjadikan Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur sebagai lumbung padi di Kabupaten Tala maupun Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).
“Saya tidak ingin kedua wilayah penghasil beras tersebut berubah fungsi menjadi wilayah perumahan seperti yang terjadi pada daerah Gambut Kecamatan Banjar,” Sukamta saat melakukan diskusi bersama para petani di Desa Handil Suruk, Kecamatan Bumi Makmur, Jum’at lalu (5/8/2022).
Menurut Sukamta dirinya melihat betul bagaimana konflik anatra Ukraina dan Rusia sangat berpengaruh pada pasokan pangan dunia, yang mana saat ini dunia sangat bergantung dengan impor gandum dari Ukraina,
“Namun saat ini gandum sulit didapatkan karena terjadinya konflik antara Rusia dan Ukraina sedangkan penghasil gandum terbesar di dunia adalah Ukraina. Ini mungkin akan menjadi peluang bagi beras kita, siapa tahu nantinya masyarakat Eropa, Amerika dan lainnya beralih dari gandum ke beras. Tentu hal tersebut amat sangat menguntungkan kita, karena kita lah yang akan mengekspor beras ke benua lain dengan harga tinggi,”ujarnya.
Bupati menambahkan bahwa anugerah yang diberikan oleh Allah SWT untuk Kecamatan Kurau dan Bumi Makmur sebagai penghasil beras terbesar di kabupaten Tala tidak boleh disia-siakan,
“Kita telah dianugerahi tanah yang luas dan subur di dua daerah ini, jangan kita rubah lagi kalau perlu pertanian kita harus kita tingkatkan, harus bisa panen tiga kali dalam setahun,”tuturnya. (Ben/Prokopim)
