
BUPATI H Rahmat Trianto melakukan pembaretan kepada personel baru Damkar Tala, Minggu (19/4) pagi, di Pantai Batakan Baru.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala) mulai memperkuat barisan pemadam kebakaran (Damkar) menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini.
Sebanyak 17 anggota baru resmi mengenakan baret ungu dalam prosesi pembaretan yang digelar di kawasan wisata Pantai Batakan Baru, Kecamatan Panyipatan, Minggu (19/4/2026) pagi.
Prosesi dipimpin langsung oleh Bupati Tala H Rahmat Trianto yang memasangkan baret satu per satu kepada anggota, diiringi tradisi penyiraman air kembang.
Dari total peserta, tiga di antaranya merupakan perempuan, serta dua personel dari Satpol PP yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan namun baru kali ini menerima baret resmi.
Prosesi Semi Militer dan Uji Kesiapan
Sebelum dinyatakan layak menyandang baret ungu, para peserta terlebih dahulu menjalani rangkaian kegiatan semi militer, termasuk pemeriksaan kesehatan.
Tahapan ini menjadi bagian dari pembentukan fisik dan mental sebagai garda terdepan penanggulangan kebakaran.
Bupati: Damkar Jadi Garda Multifungsi
Bupati H Rahmat Trianto menegaskan, penambahan personel Damkar menjadi langkah strategis, terutama berdasarkan prakiraan musim kemarau dari BMKG yang berpotensi meningkatkan risiko karhutla.
“Penambahan ini sangat diperlukan, apalagi kita akan menghadapi musim kemarau. Kesiapan personel menjadi kunci dalam penanganan kebakaran,” ujarnya.
Ia juga menyinggung program layanan darurat RAZA LAKAS 112 yang memperluas fungsi Damkar, tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai kondisi darurat masyarakat.
Rahmat berpesan agar anggota baru menjaga kekompakan, integritas, dan rasa bangga sebagai bagian dari tim penyelamat.
“Tugas ini bukan sekadar pekerjaan, tapi panggilan. Bahkan nyawa bisa menjadi taruhan saat membantu masyarakat,” tegasnya.

Kisah Anggota: Dari Cita-cita Jadi Nyata
Salah satu anggota baru, Dini, warga Kecamatan Bati-Bati, mengaku bangga bisa bergabung dengan Damkar Tala. Ia menyebut keikutsertaannya dilandasi cita-cita sejak lama.
“Ini memang impian saya. Prosesnya tidak mudah, mulai dari pelatihan hingga kegiatan fisik seperti naik Gunung Birah. Tapi semua itu membentuk karakter,” ungkapnya.
Penempatan Disesuaikan Kebutuhan Wilayah
Usai pembaretan, para anggota baru akan ditempatkan di sejumlah pos Damkar di tingkat kecamatan, menyesuaikan kebutuhan wilayah.
Langkah ini diharapkan mampu mempercepat respons penanganan kebakaran dan kondisi darurat lainnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kasat Pol PP Tala Danu Sulaiman beserta jajaran.
BACA JUGA
