
TINJAU – Plt Kadisdikbud Tala Myrza Fazrina, Senin (22/12) siang, meninjau ruang kelas di SDN 1 Sungai Cuka yang ludes terbakar pada Minggu malam.
PELAIHARI – Malam itu, Minggu (21/12/2025) sekitar pukul 08.45 Wita, api tiba-tiba membubung dari bangunan SDN 1 Sungai Cuka, Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel).
Kebakaran yang terjadi mendadak tersebut sontak membuat warga sekitar dan para guru cemas, membayangkan nasib ruang belajar dan masa depan anak-anak sekolah dasar di desa itu.
Kekhawatiran semakin besar ketika kabar awal menyebutkan tiga ruang kelas ikut terbakar. Namun saat pagi menyingsing dan puing-puing mulai terlihat jelas, kelegaan perlahan muncul.

Hasil pengecekan lapangan pada Senin (22/12/2025) memastikan hanya dua ruang kelas yang terdampak, yakni ruang kelas 3 dan kelas 4.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Laut, Myrza Fazrina, yang datang langsung ke lokasi, menyebut ruang kelas lainnya masih selamat dari amukan api.
“Yang terbakar hanya kelas 3 dan kelas 4. Kelas 2 aman,” ucapnya saat meninjau bangunan sekolah yang sebagian masih berasap tipis.
Selain ruang kelas, kebakaran juga menghanguskan dua unit rumah dinas guru dan kepala sekolah, serta satu unit ruang UKS (Unit Kesehatan Sekolah). Satu unit ruma guru di antaranya tersebut tak terpakai.
Satu hal yang paling disyukuri adalah tidak adanya aktivitas belajar mengajar saat kejadian. Api datang bertepatan dengan awal masa libur sekolah, sehingga tidak ada siswa di lokasi.
“Hari ini sudah mulai libur. Anak-anak masuk kembali pada 5 Januari 2026,” jelas Myrza.
Kini, di tengah sisa-sisa bangunan yang hangus, harapan tetap menyala. Pemerintah daerah memastikan langkah cepat akan diambil untuk memulihkan fasilitas sekolah, agar saat lonceng masuk kembali berbunyi, ruang belajar SDN 1 Sungai Cuka kembali siap menyambut murid-muridnya.

Myrza menuturkan, ada aula di lingkungan sekolah tersebut yang kelak dapat dimanfaatkan untuk ruang belajar bagi siswa kelas 3 dan 4 yang ruangannya hangus terbakar.
Selain itu, dikatakannya juga telah ada perencanaan renovasi sekolah tersebut. “Sudah diusulkan lewat dana revitalisasi sekolah Kementerian Pendidikan tahun 2026,” sebut Myrza.
(inspirasitala.co.id/inspira)
