
WABUP HM Zazuli bersama ketua Kafilah dan pejabat teras berpose seusai melepas Kafilah MTQ Tala di Pelaihari, Kamis (18/6).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Suasana penuh semangat dan optimisme mewarnai pelepasan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kabupaten Tanah Laut (Tala) menuju MTQ Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala.
Sebanyak 117 anggota kafilah resmi dilepas Wakil Bupati Tanah Laut HM Zazuli (H Uli) di Aula Rakat Manuntung Hutan Jati, Pelaihari, lingkungan kantor bupati, Kamis (18/6/2026).
Pelepasan tersebut bukan sekadar seremoni keberangkatan. Pemerintah Kabupaten Tanah Laut menaruh harapan besar agar para peserta mampu mempersembahkan prestasi sekaligus mengangkat nama Bumi Tuntung Pandang di tingkat provinsi.
Dalam arahannya, HM Zazuli mengingatkan seluruh anggota kafilah agar menjadikan MTQ sebagai sarana ibadah, syiar Al-Qur’an, dan penguatan nilai-nilai keislaman, bukan semata-mata ajang perlombaan.
Ia berpesan agar para peserta menjaga kesehatan, akhlak, disiplin, kekompakan, dan sportivitas selama mengikuti rangkaian kegiatan MTQ.
“Anak-anakku sekalian membawa nama baik Kabupaten Tanah Laut. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kesehatan, jaga sikap dan akhlak, karena yang dinilai bukan hanya kualitas bacaan atau penampilan di arena lomba, tetapi juga perilaku selama mengikuti kegiatan,” pesannya.

Target Perbaiki Peringkat
Di balik keberangkatan kafilah tahun ini tersimpan target yang cukup menantang. Setelah menempati peringkat ke-10 pada MTQN ke-36 tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Banjar tahun lalu, Tanah Laut berharap mampu menembus tujuh besar.
Ketua Kafilah MTQ Kabupaten Tanah Laut, H Wahyudi, mengatakan target tersebut telah menjadi motivasi seluruh peserta, pelatih dan official selama menjalani masa persiapan.
“Kami berharap minimal bisa naik ke peringkat tujuh besar. Tentu harapan kami bisa lebih baik lagi dan meraih prestasi pada sejumlah cabang unggulan,” katanya.
Menurut Wahyudi, optimisme itu muncul karena pembinaan dilakukan lebih terarah dan sejumlah cabang menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan.
Tilawah Dewasa dan Tafsir Inggris Jadi Andalan
Dalam pelaksanaan MTQN ke-37 kali ini, Tanah Laut mengikuti seluruh cabang perlombaan yang dipertandingkan.
Dari 27 cabang lomba putra dan putri yang diikuti, terdapat beberapa nomor yang diproyeksikan menjadi tumpuan perolehan prestasi.
Cabang tilawah golongan dewasa menjadi salah satu andalan utama. Selain itu, cabang tafsir Al-Qur’an bahasa Inggris juga diharapkan mampu bersaing di papan atas.
Harapan lainnya tertuju pada cabang syarhil Quran dan sejumlah nomor kaligrafi yang selama masa pembinaan menunjukkan progres positif.
“Kami berharap banyak dari tilawah dewasa, tafsir bahasa Inggris, syarhil Quran, serta beberapa cabang kaligrafi,” ujar Wahyudi.

Ditempa Melalui Seleksi dan TC Berjenjang
Seluruh peserta yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi berjenjang mulai tingkat kecamatan hingga MTQ Kabupaten Tanah Laut Tahun 2025 yang dilaksanakan di Kecamatan Bajuin.
Setelah lolos seleksi, peserta mengikuti pemusatan latihan atau Training Center (TC) dalam dua tahap.
TC pertama berlangsung pada 18 hingga 26 April 2026, sedangkan tahap kedua digelar pada 20 hingga 24 Mei 2026 di Balai Diklat Loka Bina Praja Hutan Kota BKPSDM Kabupaten Tanah Laut.
Pelatih dan pembina dari berbagai cabang lomba dilibatkan untuk mematangkan kemampuan teknis maupun mental para peserta sebelum berlaga di tingkat provinsi.
Diperkuat 117 Orang
Kafilah Tanah Laut yang bertolak ke Barito Kuala berjumlah 117 orang yang terdiri dari 63 peserta, 13 pelatih, 21 official, delapan pendamping, delapan peninjau, empat pimpinan kafilah, satu petugas dokumentasi dan publikasi serta satu pengemudi.
Pemerintah Kabupaten Tanah Laut juga telah menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi, perlengkapan lomba hingga bonus bagi peserta yang berhasil meraih prestasi.
Wabup HM Zazuli berharap seluruh anggota kafilah dapat menjaga kesehatan, memperkuat kebersamaan dan tampil percaya diri saat berlaga.
“Berangkatlah dengan niat ibadah, tampilkan kemampuan terbaik dan bawa pulang prestasi yang membanggakan. Pemerintah daerah dan masyarakat Tanah Laut mendoakan yang terbaik untuk seluruh kafilah,” tutupnya.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
