
STAND – Pekerja sibuk memasang tenda stand UMKM Ramadhan Expo 2026 di kawasan Palpalan, Pelaihari, Senin (16/2).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Persiapan Ramadhan Expo 1447 Hijriah di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, mulai terlihat.
Berdasarkan pantauan, Senin (16/2/2026), sejumlah stand atau tenda pedagang telah didirikan oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Tala di kawasan Jalan Hadji Boejasin (Palpalan) Pelaihari.
Tenda-tenda tampak berjejer di sisi kiri bahu jalan, tepatnya di deretan depan Kantor Pengadilan Negeri Pelaihari.
Pekerja terlihat merampungkan pemasangan rangka dan penutup tenda yang nantinya akan ditempati para pedagang dan peserta kegiatan.
Kepala Dispar Tala, Zulpuaddin, mengatakan pendirian stand menjadi tahap awal penataan kawasan Ramadhan Expo 2026.
Kegiatan tersebut kembali dipusatkan di lokasi yang sama seperti tahun sebelumnya, membentang sekitar 200 meter dari depan Kantor Pengadilan Agama hingga Pengadilan Negeri Pelaihari.
“Stand mulai kami dirikan lebih awal agar penataan lebih rapi dan siap digunakan saat pembukaan. Tenda kami siapkan gratis untuk pedagang maupun instansi yang berpartisipasi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah pemasangan tenda selesai, pihaknya akan melengkapi area expo dengan berbagai aksesori penunjang.
Di antaranya panggung seni untuk pertunjukan budaya lokal, pemasangan gapura portable, serta hiasan ornamen bernuansa Ramadan guna memperkuat suasana religi dan estetika kawasan.

Ramadhan Expo 1447 H dijadwalkan dibuka pada Sabtu, 21 Februari 2026 atau hari ketiga Ramadan, dan akan berlangsung selama 26 hari.
Pasar Ramadan tersebut akan beroperasi mulai pukul 15.00 Wita hingga malam hari, dengan penutupan sementara ruas Jalan Hadji Boejasin pada jam operasional.
Sebanyak 143 peserta dipastikan ambil bagian, terdiri atas 126 pedagang, 12 sponsor pendukung termasuk Dekranasda Tala, serta lima instansi pelayanan publik.
Para pedagang didominasi pelaku UMKM makanan dan minuman kekinian, disusul ikan dan sayur masak, wadai basah, serta pakaian dan aksesori.
Zulpuaddin berharap Ramadhan Expo tidak hanya menjadi pusat berburu takjil, tetapi juga wadah penguatan ekonomi masyarakat serta ruang ekspresi seni budaya lokal.
“Kami ingin kegiatan ini memberi dampak ekonomi yang nyata bagi UMKM sekaligus menghadirkan ruang kebersamaan warga selama Ramadan,” katanya.
Warga Pelaihari pun menyambut antusias dimulainya persiapan tersebut. Lina (34), warga Angsau, mengaku senang Ramadhan Expo kembali digelar di Palpalan karena memudahkan masyarakat mencari kebutuhan berbuka dalam satu lokasi.
“Kalau sudah lihat tenda berdiri begini rasanya Ramadan sudah dekat. Biasanya sore-sore ramai sekali. Semoga tahun ini lebih tertib dan makin banyak pilihan kulinernya,” ujarnya.
Senada, Ahmad (41), warga Karang Taruna, berharap kegiatan tersebut terus dipertahankan karena mampu menggerakkan ekonomi warga kecil.
“Ramadhan Expo ini bukan cuma tempat jualan, tapi juga ajang silaturahmi. Mudah-mudahan makin sukses dan memberi berkah untuk semua,” katanya.
(inspirasitala.co.id/inspira)
