
LOKASI – Di ruas Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari, ini Pasar Ramadhan 1447 H tahun ini akan kembali digelar Pemkab Tala.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Pasar Ramadan 1447 Hijriah di Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan, bakal kembali hadir di ruas Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari, pada bulan suci nanti.
Keberadaannya bukan hanya menjadi tempat berburu menu berbuka puasa. Agenda tahunan ini kembali diproyeksikan sebagai penggerak ekonomi rakyat, khususnya bagi pelaku UMKM lokal.
Jalan Hadji Boejasin atau yang kini tren disebut kawasan Palpalan dipilih sebagai tempat Pasar Ramadan atau Ramadhan Expo karena dinilai strategis.
Stan Gratis, UMKM Jadi Prioritas
Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Tanahlaut, Zulpuaddin, menyebutkan Pemkab Tala kembali memberikan kemudahan bagi para pedagang dengan menyiapkan tenda secara gratis.
“Tenda kami siapkan gratis. Ini bentuk dukungan agar UMKM bisa ikut berpartisipasi tanpa terbebani biaya,” ujar Zulpuaddin, Rabu (28/1/2026).
Stan akan dibangun membentang dari depan Kantor Pengadilan Negeri Pelaihari hingga Kantor Pengadilan Agama dengan panjang kawasan sekitar 200 meter. Total stan yang disiapkan lebih dari 100 unit.
Rekayasa Lalu Lintas Demi Kenyamanan
Selama Pasar Ramadan berlangsung, ruas Jalan Hadji Boejasin akan ditutup total setiap hari mulai pukul 15.00 Wita hingga 18.00 Wita.
Penutupan dilakukan untuk memberi ruang aman dan nyaman bagi aktivitas jual beli serta arus pengunjung yang biasanya membludak menjelang waktu berbuka.
Dibuka Bupati, Digelar 26 Hari
Pasar Ramadan 1447 Hijriah dijadwalkan dibuka secara resmi oleh Bupati Tanahlaut H Rahmat Trianto pada hari kedua Ramadan. Kegiatan ini akan berlangsung selama 26 hari penuh.
Pendaftaran pedagang dibuka mulai 22 Januari hingga 10 Februari 2026. Sementara proses pencabutan atau pengundian slot tenda direncanakan sekitar dua hari setelah pendaftaran ditutup.
Belajar dari Ramadhan Expo 2025
Sebagai pembanding, pada Ramadhan Expo 2025 lalu, kegiatan serupa tercatat menjadi salah satu event dengan kunjungan cukup tinggi.
Lebih seratus pelaku UMKM terlibat, dengan ragam produk kuliner khas daerah hingga makanan kekinian, serta mampu meningkatkan omzet pedagang secara signifikan selama Ramadan.
“Pengalaman tahun lalu menunjukkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Itu menjadi alasan Pasar Ramadan terus kami pertahankan dengan konsep yang sama,” kata Zulpuaddin.
Pemkab Tala berharap Pasar Ramadan 1447 Hijriah kembali menjadi ruang tumbuh bagi UMKM sekaligus destinasi favorit warga untuk mengisi waktu sore menjelang berbuka puasa.
(inspirasitala.co.id/inspira)
