
ATLET didampingi pengurus IPF Tala serta pendamping berpose di lokasi lomba Kejurnas Pickleball di PPU, Kaltim, Minggu (14/12) malam.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Prestasi atlet pickleball Kabupaten Tanah Laut (Tala) di ajang nasional menjadi bukti bahwa keterbatasan sarana bukan penghalang untuk berprestasi.
Meski baru sekitar setahun terakhir menjalani latihan secara intens, atlet-atlet binaan Indonesia Pickleball Federation (IPF) Tala sukses menembus persaingan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pickleball dan membawa pulang medali.
Pada Kejurnas Pickleball yang digelar di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, 12–14 Desember 2025, kontingen Tala meraih empat medali.
Rinciannya berdasar data terhimpun, Rabu (17/12/20250, terdiri dari satu emas, satu perak, dan dua perunggu. Medali emas dipersembahkan pasangan Nada Arzeta Sumirat–Lovrida Arundati Sumirat pada nomor Ganda Putri U12.
Medali perak diraih Azam Athaya Patra–M Andreyas di nomor Ganda Putra U16, sementara dua medali perunggu masing-masing disumbangkan pasangan Nada Arzeta Sumirat–Lovrida Arundati Sumirat di nomor Ganda Putri U16 serta Adhitiya pada nomor Tunggal Putra.
Ketua IPF Tanah Laut, Sukimin, menuturkan keikutsertaan pada Kejurnas tersebut menjadi momentum penting untuk menilai perkembangan atlet setelah sekitar satu tahun menjalani pembinaan serius.
“Kami ingin mengukur hasil latihan yang selama ini dilakukan. Alhamdulillah, hasilnya justru melampaui ekspektasi,” ujar Sukimin.
Ia mengakui, capaian tersebut diraih di tengah keterbatasan anggaran dan fasilitas. Namun kondisi itu tak menyurutkan tekad IPF Tala untuk terus membawa atlet bertanding di berbagai kejuaraan sebagai bagian dari proses pembinaan.
“Ke depan, kami akan terus berusaha mengikuti turnamen pickleball di mana pun ada kesempatan. Jam terbang atlet harus terus ditambah,” tegasnya.

Di balik prestasi tersebut, Sukimin menyampaikan harapan besar pengurus IPF Tala dapat memiliki lapangan pickleball sendiri yang representatif. Pihaknya berharap dibuatkan lapangan oleh stakeholder terkait.
Selama ini, para atlet hanya mengandalkan lapangan seadanya di halaman cor semen SMPN 2 Pelaihari, atau meminjam lapangan bulu tangkis swasta di kawasan Jalan A Syairani.
Apabila punya lapangan sendiri, tentu pembinaan bisa lebih maksimal dan berkelanjutan. Itu harapan besar pengurus IPF Tala.
Dari latihan di lapangan sederhana hingga menorehkan prestasi di level nasional, IPF Tanah Laut kini menatap masa depan dengan optimisme—berharap suatu saat memiliki home base sendiri untuk melahirkan atlet-atlet pickleball berprestasi dari Bumi Tuntung Pandang.
