
SUASANA Peringatan Hari Lahir HPPMTL di Meeting Room Sinar Hotel Pelaihari, Sabtu (22/11).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Di tengah derasnya persaingan global dan perubahan teknologi, Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Tanah Laut (HPPMTL) mempertegas posisinya bukan lagi sekadar organisasi mahasiswa, tetapi salah satu ruang pembentukan pemimpin muda Tanah Laut.
Memasuki usia ke-57, organisasi ini ditantang mendorong lahirnya generasi yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing tinggi untuk kemajuan daerah.
Momentum itu mengemuka pada peringatan Hari Lahir HPPMTL di Meeting Room Sinar Hotel Pelaihari, Sabtu (22/11/2025).
Bupati Tanah Laut yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Abdillah menyampaikan apresiasi sekaligus menegaskan pentingnya peran strategis pemuda dalam pembangunan daerah.
“Organisasi ini telah 57 tahun melahirkan kader-kader kritis, intelektual, dan berakhlak. Ini bukan usia pendek, tapi fase pembuktian. Pemuda Tanah Laut harus berdaya saing dan mandiri, karena masa depan daerah ada di tangan mereka,” ucap Abdillah.

HPPMTL Diminta Tidak Hanya Ikut Serta, Tetapi Memimpin
Abdillah menekankan bahwa pemuda tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi harus tampil sebagai pelaku perubahan melalui kompetensi, inovasi, dan kemampuan menciptakan solusi.
“Tingkatkan kapasitas, kembangkan inovasi, jaga persatuan. Tanah Laut butuh pemuda yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi menciptakan pekerjaan,” tegasnya.
Suara Ketua Umum: Pemuda Harus Jadi Penggerak, Bukan Penunggu Kesempatan
Ketua Umum DPP HPPMTL, Hariyanor, menyambut pesan pemerintah dengan sikap tegas: organisasi pemuda tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau sekadar diskusi tanpa aksi.
“Jika ingin Tanah Laut maju, pemuda tidak boleh hanya menunggu kesempatan, tapi menciptakan kesempatan itu sendiri. Kemandirian bukan slogan, melainkan keberanian untuk bergerak, berpikir, dan bertindak,” ujar Hariyanor.
Ia juga menegaskan bahwa HPPMTL akan memperkuat program yang mendorong pengembangan SDM, entrepreneurship, riset, dan pengabdian masyarakat, sebagai kontribusi nyata terhadap pembangunan banua.

Sejarah Singkat HPPMTL: 57 Tahun Mengawal Perubahan
HPPMTL didirikan pada 1968 oleh para pelajar dan mahasiswa asal Tanah Laut yang menempuh pendidikan di berbagai daerah.
Berawal sebagai wadah komunikasi dan perjuangan mahasiswa perantauan, organisasi ini berkembang menjadi pusat pembinaan pemuda intelektual Tanah Laut.
Selama hampir enam dekade, HPPMTL telah:
– Menghimpun ribuan pelajar dan mahasiswa di berbagai wilayah,
– Melahirkan tokoh pemerintahan, akademisi, aktivis, pendidik, dan pengusaha,
– Menjadi jembatan aspirasi mahasiswa kepada pemerintah daerah,
– Serta berkomitmen membangun karakter pemuda yang kritis, religius, dan berakhlak.
Kini, tantangan HPPMTL semakin kompleks: bukan lagi mempertahankan eksistensi, tetapi melahirkan generasi yang siap bersaing di tingkat regional, nasional, bahkan global.

Apresiasi dan Harapan
Di akhir sambutannya, Abdillah menyampaikan penghargaan kepada pengurus dan panitia.
“Semoga peringatan ini menjadi energi baru untuk membangun banua melalui karya nyata,” tutupnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Tanah Laut Rudi Imtihansyah, perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Koordinator Wilayah BIN Daerah Tala, serta pengurus pusat dan anggota HPPMTL.
(inspirasitala.co.id/inspira)
