
KALANGAN pengendara banyak yang berhenti untuk melihat dari dekat truk kontiner yang terlempar ke jurang Jembatan Bamban pascalaka lantas, Selasa (12/5) malam.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Kecelakaan maut terjadi di kawasan Jembatan Bamban, Desa Ambungan, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan, Selasa (12/5/2026) malam sekitar pukul 22.30 Wita.
Insiden yang melibatkan truk tronton pengangkut kontainer dan sepeda motor itu menewaskan pasangan suami istri di lokasi kejadian.
Korban diketahui berinisial M (46) dan suaminya D (49), pasangan pedagang bakso yang sehari-hari berjualan di kawasan Desa Sungai Jelai, Kecamatan Tambang Ulang.
Kapolres Tanah Laut AKBP Ricky Boy Siallagan melalui Kasat Lantas Polres Tanah Laut Iptu Aditya Dikav menjelaskan, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kecelakaan bermula saat truk tronton bergerak dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari.
Di saat bersamaan, sepeda motor korban bergerak dari arah berlawanan atau dari Pelaihari menuju Banjarmasin.
“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, truk tronton yang bergerak dari arah Banjarmasin menuju Pelaihari diduga mengalami oleng,” ujar Aditya, Rabu (13/5/2026).
Menurutnya, sopir truk sempat membanting setir ketika kendaraan kehilangan kendali. Namun pada saat bersamaan muncul sepeda motor korban dari arah berlawanan sehingga tabrakan tidak dapat dihindari.
Usai menghantam sepeda motor korban, truk tronton tersebut kemudian tercebur ke jurang di sisi Jembatan Bamban dengan posisi sekitar tiga meter di bawah permukaan Jalan A Yani.
Pasutri Korban Dikenal Sebagai Pedagang Bakso
Informasi dihimpun media ini, pasangan suami istri tersebut diketahui memiliki KTP Desa Sungai Jelai. Namun keduanya tinggal di kawasan Gang Rahayu, Kelurahan Angsau, Kota Pelaihari.
Mereka sehari-hari berjualan bakso di dekat gapura arah masuk menuju Sungai Aris, Desa Sungai Jelai.
Kepala Desa Sungai Jelai, Joko, membenarkan kedua korban selama ini dikenal warga sebagai pedagang bakso di wilayahnya.
“Memang benar keduanya warga kami secara administrasi karena KTP sudah Sungai Jelai. Mereka jualan bakso di sini,” timpal Tia Pangestu, sekretaris dess.
Jenazah kedua korban kemudian dimakamkan di Tempat Pemakaman Muslimin Angsau, Kota Pelaihari, dalam suasana duka yang menyelimuti keluarga dan kerabat.
Kondisi TKP Ramai Warga dan Pengendara
Pantauan di lokasi pada Rabu pagi, garis polisi masih terpasang di area kecelakaan. Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan bahkan berhenti sejenak untuk melihat kondisi truk yang jatuh di bawah jembatan.
Sepeda motor korban terlihat masih berada di bawah ban depan truk dengan kondisi ringsek parah.
Serpihan bodi kendaraan berserakan di sekitar lokasi, termasuk satu helm hitam, sepasang sandal, dan pecahan komponen kendaraan lainnya.
Bagian depan truk kontainer juga mengalami kerusakan berat setelah menghantam dua tiang beton listrik milik PLN.
Salah satu tiang listrik terlihat nyaris roboh akibat benturan keras. Namun tiang tersebut tidak sampai tumbang karena bagian atasnya tertahan tiang beton lain di sampingnya.
Sementara itu, sopir truk kontainer dilaporkan selamat dan hanya mengalami luka ringan. Polisi juga telah meminta keterangan dari sopir terkait kecelakaan tersebut.
“Untuk sopir dalam keadaan luka ringan dan sudah dimintai keterangan di Polres,” jelas Dikav.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
