
PERSONEL Satpol PP Tala menyisir warung malam hingga THM, Kamis malam hingga dinihari Jumat (6/3). Ditemukan puluhan minuman beralkohol.
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Puluhan botol arak jenis Bali ditemukan petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar Kabupaten Tanah Laut (Tala) saat razia cipta kondisi di Kecamatan Pelaihari, Kamis (5/3) malam. Minuman beralkohol tersebut diketahui disembunyikan di belakang sebuah warung di Desa Ambungan.
Razia yang dimulai sekitar pukul 22.00 Wita hingga 01.30 Wita dini hari itu menyasar sejumlah warung di sepanjang Jalan A Yani, tepatnya di kawasan Sarang Halang hingga Ambungan yang diduga menjadi tempat peredaran minuman beralkohol.
Petugas yang melakukan pemeriksaan menemukan puluhan botol arak Bali yang sengaja disembunyikan di bagian belakang warung. Seluruh barang bukti kemudian langsung diamankan untuk proses lebih lanjut.
Kasatpol PP dan Damkar Tala, Danoe Sulaiman, mengatakan operasi tersebut merupakan bagian dari langkah menjaga ketertiban masyarakat selama bulan suci Ramadan.
“Razia ini dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” ujarnya.

Barang Bukti Puluhan Botol
Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan total 58 botol minuman beralkohol yang terdiri dari 26 botol arak Bali dan 32 botol alkohol 95 persen.
Seluruh barang bukti kini telah diamankan ke kantor Satpol PP dan Damkar Tala untuk dilakukan pendataan dan penanganan lebih lanjut.
Razia Hingga Dini Hari
Operasi cipta kondisi tersebut dipimpin langsung oleh Kasatpol PP dan Damkar Tala bersama jajaran internal. Kegiatan ini juga melibatkan unsur pemerintah wilayah guna memperkuat pengawasan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Pelaihari melalui Kasi Trantib serta unsur pemerintah kelurahan setempat.
Danoe menegaskan, razia serupa akan terus dilakukan secara berkala selama Ramadan di sejumlah titik yang dianggap rawan peredaran minuman beralkohol di wilayah Kabupaten Tanah Laut.
Komitmen Jaga Kondusivitas Ramadan
Pemerintah daerah berharap langkah ini dapat menekan potensi gangguan ketertiban masyarakat, terutama aktivitas yang berkaitan dengan penyakit masyarakat selama bulan suci.
Dengan pengawasan rutin, diharapkan lingkungan tetap aman, tertib, dan mendukung masyarakat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
