
WAKIL Bupati HM Zazuli bersama unsur pimpinan DPRD memperlihatkan berita acara persetujuan perubahan Propemperda tahun 2026 pada Rapat Paripurna di gedung dewan setempat, Selasa (7/7).
INSPIRASITALA.CO.ID, PELAIHARI – Padatnya agenda pembentukan regulasi hingga penyusunan perubahan anggaran tidak menyurutkan optimisme Pemerintah Kabupaten Tanah Laut (Tala).
Sinergi antara eksekutif dan legislatif diyakini menjadi kunci agar seluruh target pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.
Optimisme itu disampaikan Wakil Bupati Tala H Muhammad Zazuli saat menghadiri dua rapat paripurna DPRD Tala di Ruang Sidang DPRD, Selasa (7/7/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD H Khairil Anwar didampingi Wakil Ketua I Muslimin. Agenda pertama yang dimulai sekitar pukul 12.20 Wita membahas perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.
Sedangkan paripurna kedua seusai salat Asar membahas persetujuan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.
Dalam sambutannya, H Uli demikian HM Zazuli biasa disapa, menegaskan perubahan Propemperda dilakukan sebagai bentuk adaptasi terhadap dinamika pembangunan daerah sehingga regulasi yang lahir benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menyebut perubahan tersebut memasukkan tiga raperda prioritas, yakni perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, perubahan Perda PT Baritala Tuntung Pandang (Perseroda), serta raperda penyertaan modal pemerintah daerah kepada Perseroda.
Selain itu, ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD yang telah menyetujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2025.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD atas kerja sama yang baik. Sinergi ini menjadi modal penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan berpihak kepada masyarakat,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah akan segera memasuki tahapan penyusunan Perubahan APBD 2026 yang beriringan dengan penyusunan RKPD, KUA-PPAS, hingga APBD Tahun 2027.
“Agenda kita sangat padat. Namun dengan kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan DPRD, saya optimistis seluruh tahapan dapat berjalan sesuai waktu yang telah ditetapkan,” katanya.
Warga Desa Panggung, Syarifuddin, berharap seluruh pembahasan perda benar-benar mengutamakan kepentingan masyarakat.
“Harapan kami sederhana, regulasi yang dibuat nantinya mampu memperkuat pelayanan publik, baik di bidang administrasi, kesehatan, pendidikan maupun pelayanan dasar lainnya,” ujarnya.
Senada, Dewi Lestari, warga Bati-Bati, berharap sinergi pemerintah dan DPRD terus terjaga.
“Kalau hubungan pemerintah dan DPRD baik, semoga kebijakan yang dihasilkan juga lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama dalam peningkatan kualitas pelayanan publik,” katanya.
(inspirasitala.co.id/ins-01)
